Multaqa Ulama Aswaja Jember, Kita Harus Bangkit Berjuang Tegakkan Khilafah

Jember Timur, Jatim (shautululama) – Senin, 10 Februari 2020, bertempat di Musholla “Baitul Hamdi” Jember Timur, Alhamdulillah telah terselenggara acara MULTAQA ULAMA’ ASWAJA JEMBER TIMUR yang dimulai pukul : 19.30. Acara yang dipandu oleh Ustadz Abd Hamid ini diawali dengan pembacaan Alquran oleh Ustad Fadly.

Dalam kesempatan yang mulia tersebut Shohibul fadhilah Ustad Abdul Kholik sekaligus shohibul bait, menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ‘Alim Ulama’, Kiyai, Ustadz, tokoh masyarakat, serta para jama’ ah, yang hadir pada acara tersebut. beliau mengutip sebuah hadits :

إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَاراً وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنَ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi. Sungguh para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Barang siapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. al-Imam at-Tirmidzi).

Beliau berpesan bahwa ulama memegang peran terpenting dalam perjuangan tegaknya syariah dan khilafah. Tahun 2020 tahun umat Islam, saatnya di tahun ini kita wujudkan khilafah ala minhajinnubuwwah dengan bersungguh sungguh berjuang bersama umat.

Selanjutnya Ustad Sanusi memaparkan betapa umat Islam mengalami kemerosotan yang sangat luar biasa dari seluruh aspek kehidupan. Baik pada sektor pendidikan, sektor ekonomi maupun akidah. Nasib saudara-saudara kita sesama Muslim diberbagai belahan negeri dalam kondisi teraniaya dan penderitaan yang parah. Seperti di Uighur, Palestina, dan Rohingya akibat ulah rezim yang represif. Seperti apa yang disabdakan baginda Rasul Muhammad Saw bahwa ummat Beliau nanti di akhir zaman bagaikan buih di lautan dan bagaikan hidangan makanan yang dikelilingi oleh orang-orang kelaparan yang siap menyantapnya.

Umat Islam dalam keadaan tercabik-cabik, ummat islam diperebutan oleh orang-orang kafir. Kalau kita diam atas kondisi ini niscaya Islam akan tinggal nama. Oleh karenanya, kita harus bangkit dengan terus berjuang memujudkan kemuliaan umat Islam dengan mewujudkan kembali Khilafah Islam yang telah hampir 100 tahun yang lalu dihancurkan oleh Mustofa Kamal Attatur dan Inggris. Jadi Mustofa kamal adalah agen yang ditanam inggris untuk menghancurkan Khilafah. Begitu khilafah runtuh maka bencana demi bencana terjadi pada ummat islam yang sudah tidk memiliki induk lagi bagai anak ayam yang kehilangan induknya. Ummat islam hanya punya 2 pilihan diam atau berjuang kalau berjuang resikonya akan mati dalam keadaan sahit membela agamanya.

Sementara itu, Ustadz Muslim mengingatkan bahwa Islam pernah berjaya menguasai peradaban dunia selama lebih dari 13 abad. Seiring dengan runtuhnya kekhilafahan Ustmani, berakhir pulalah kejayaan Islam yang digantikan dengan sistem sekuler hingga saat ini. Rezim yang berkuasa di era peradapan sekuler ini begitu getol melancarkan serangan terhadap kaum muslimin dan islam dengan tudingan Radikalisme dan Terorisme. Sebenarnya isu itu berasal dari barat dan anteknya untuk menghadang laju bangkitnya Islam yang akan datang.

Untuk itu isu jahat yang dialamatkan kepada Islam dan kaum muslimin harus dilawan dengan dakwah. Ulama ahlussunah wal jamaah harus ambil peran dalam dakwah ini.
Selanjutnya acara ditutup doa dan ramah tamah.

#2020TahunUmatIslam
#2020KomunismeUsang
#2020KapitalismeKolap
#KhilafahAjaranAswaja
#TheSecondKhilafahRasyidah
#UlamaMemimpinPerubahan
#SaatnyaIslamMemimpinDunia
#IndonesiaBerkahDenganIslam
#KhilafahUntukKebaikanIndonesia
#SaatnyaKhilafahMemimpinDunia

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …