Multaqa Ulama Aswaja dan Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Kab Bandung, Khilafah Solusi Tuntas Penghinaan Nabi Saw

Dayeuhkolot, (shautululama) – Majlis Taklim Ansharallah Pimpinan Al Ustadz Ir. H Salam Hidayat mengadakan Multaqa Tokoh dan Ulama Aswaja sebagai bentuk kepedulian Ulama dan Tokoh Dayeuhkolot, Soreang Raya dan sekitarnya atas kondisi umat, khususnya kaum muslimin di negeri mayoritas Islam Indonesia.

Acara ini diselenggarakan pada Jumat 13 Desember 2019 malam mulai pukul 16:00 – 18:00.

Sambutan Sohibul Fadhilah Ustadz Jajang Rusmana Hafizhohullah selaku moderator membuka acara tersebut dgn mengajak para Tokoh dan Ulama membaca Suratul Fathihah dilanjutkan pembacaan ayat suci Al Qur’an oleh Ustadz Abdulrozaq dilanjutkan dengan membaca shalawat Barjanzi.

Hadir pula pimpinan Majlis Taklim Anshorallah, Al Mukarram Shohibul Fadhilah KH Ir. Salam Hidayat menyampaikan kalimatut taqdim kepada tokoh dan ulama yang hadir dengan ucapan terima kasih atas kehadiran dan kesempatan waktunya sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kondisi umat, yang mana beliau berpesan berjuangan ini harus terus dilanjutkan.

Al Mukarrah Shohibul Fadhillah Ustadz Zaenudin mengawali pemaparan materi yang beliau sampaikan dengan mengajak kepada para ulama dan tokoh untuk menyadari dan merasakan permasalahan umat saat ini, mulai dari persoalan rakyat dan bangsa ini yang sudah carut-marut sampai penistaan Nabi oleh orang munafik dan jahil.

Terakhir beliau menegaskan Islam adalah satu-satunya solusi atas persoalan ini dan Istitusi Khilafah yang akan menindak tegas para pelaku penista Nabi dan ajaran Islam. Kemudian Al Mukarram Shohibul Fadhilah Ustadz Deni Muhyiddin menegaskan hukum dalam pandangan syraiat Islam bagi para penista Nabi, maka otomatis mereka telah kafir.

Al Mukarram Shohibul Fadhillah Ustadz Tito Kiswanto, menegaskan bahwa Khilafah bukan hanya Ajaran Islam, Khilafah adalah janji Allah yang harus kita wujudkan bersama-sama dalam kehidupan.

Hadir pula Al Mukarram Shahibul Fadhillah Ustadz Muchtar Nasir (Pengasuh Ma’had Tahfizh Insan Taqwa), beliau menguatkan kembali peran ulama sebagai pewaris nabi, yang betul-betul hanya takut kepada Allah bukan kepada penguasa yang bodoh (imaratussufahaa).

Kemudian para Alim Ulama dan tokoh menutup dengan sama-sama menguatkan komitmen perjuangan, dengan membacakan pernyataan sikap yang dipimpin oleh Al Mukarram Shohibul Fadhillah Ust.Syukron Halim (Pimpinan Majlis Taklim Assyukroniyah Baleendah).

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *