Ciampea, Bogor (shautululama) – Kamis, 04 April 2024 M bersamaan dengan 25 Ramadhan 1445 H, telah terselenggara Multaqo Ulama Aswaja Ciampea di aula kediaman almukarrom Gus Ali Fathoni Desa Tegalwaru Ciampea, dihadiri lebih dari 50 assatidz dan ulama dari Situgede, Cibeureum, Tenjolaya dan Ciampea.
-
Multaqa Ulama Aswaja Kab Bogor, Khilafah Solusi Untuk NegeriAugust 2, 2024
Multaqo dibuka dengan sambutan shohibul hajat yang menyampaikan bahwa tanpa syariat Islam satu persatu simpul keutamaan dalam Islam akan lepas. Mula-mula yg lepas adalah kekuasaan, hukum, setelahnya ekonomi dst yg terakhir adalah shalat. Shalat sekarang masih dikerjakan tapi sudah banyak dilalaikan.
Perlu dakwah yangg intens, masif juga kuat dari para ulama supaya simpul-simpul keutamaan Islam terajut kembali.
Dilanjutkan kalam ulama pertama yg disampaikan kyai Alfin ulama aswaja Cibeureum. Beliau menuturkan bahwa perlu booster (pemacu) dalam pelaksanaan dakwah sekarang ini.
Dakwah harus dipacu untuk menyadarkan akan kerusakan yang terjadi pada umat karena kerusakan pemimpin, rusaknya pemimpin karena rusaknya para ulama.
Kembalikan peran para ulama dalam berdakwah untuk mendapatkan pemimpin Islam yang sebenarnya. Kalam ulama ke-2 dari maqolah kyai H Endang Iyus, ulama Ciampea merasa keheranan terhadap pemimpin demokrasi negeri.
APBN disusun dengan hanya dengan dua sumber dana pajak dan hutang. Yang satu mengumpulkan uang receh seperti preman, apapun dipajaki, yang sifatnya hutang menjadi beban rakyat juga, sementara yang besar sumbernya seperti SDA minyak, gas, timah, emas, batubara diberikan ke swasta baik domestik maupun asing. Padahal potensi kesejahteraan ada di sana.
Dan Kalam ulama ke-3 oleh ajengan Ahmad Torikin dari Cibeureum yang secara bersemangat bahwa entitas Yahudi di Palestina bisa dikalahkan. Terbukti 07 Oktober 2023 sistem keamanan perangnya bisa ditembus Hamas. Hanya dengan keberadaan khilafah yg bisa mengusir Yahudi dari bumi Palestina.
Kalam ulama Ke-4 dari ajengan Acim Mustaqim ulama aswaja asal Ciampea. Beliau menegaskan ulama adalah warosatul anbiya penjaga kesadaran Islam, sebab kata beliau tanpa itu umat Islam hanya akan ada dua, bodoh dan miskin. Orang bodoh akan mudah ditipu, dan orang miskin gampang dibeli. Dicontohkan dengan pesta demokrasi negeri ini kemarin bagaimana dua tipe muslim kita dipermainkan penguasa. Maka perlu lebih ditingkatkan lagi dakwah ulama ideologis yang tentunya mencerdaskan masyarakat, begitu beliau tekankan.
Kalam ulama ke-5 datang dari kyai Khairul ulama Cibeureum yang berpesan tugas muslim terutama ulama adalah memikirkan umat. Siapa yang tidak memikirkan umat, atau menjauhkan umat dari ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW adalah munafik, karena semua sudah jelas aturannya mulai pribadi, keluarga bahkan bernegara.
Kalam ulama ke-6 dari Kh Ade Sudiana Lc yang mengurai isi QS Ar Rum ayat 41. Bahwa beliau menyitir kerusakan di bumi (di masyarakat) telah zhoharo (nampak dan menang, merupakan dua makna dari kata itu), dimana kalau dulu para sahabat, salafus sholeh sangat berat melakukan dosa dan kerusakan, kini dengan mudahnya terjadi (menang), lagi-lagi ulama yang harus mujtama menyadarkan kerusakan-kerusakan akhir zaman ini.
19:51