MULTAQA ULAMA’ AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH PROBOLINGGO : Hukum Allah SWT. Di atas Hukum Buatan Manusia

Probolinggo, Jatim (shautululama) – Ahamdulillah, Sabtu, 29 Pebruari 2020 telah terselenggara acara MULTAQA’ ULAMA’ AHLUS SUNNAH WALJAMA’AH PROBOLINGGO yang bertempat di Musholla Nurul Iman Probolinggo dimulai pukul : 12.00 – 14.00, dihadiri beberapa Ulama, Kyai, tokoh masyarakat Kabupaten Probolinggo

Dalam kesempatan yang mulia tersebut, Shohibul fadhilah Al Mukarrom Kyai Abdul Ghofur, pengasuh TPQ Al-Ghofur Musholla Nurul Iman, selaku shohibul bait menyampaikan ucapan terima kasih kepada para ‘Alim, Ulama’, kyai, tokoh masyarakat, yang hadir pada acara tersebut.

Kehadiran para ulama ini sangat diperlukan di tengah-tengah umat, untuk menjelaskan tentang Al-qur’an dan hadits, yang menjelaskan tentang pentingnya diterapkan syariat islam yang hanya bersumber dari Al-qur’an dan As-Sunnah. Tentu dengan cara yang baik, sederhana serta mudah difahami oleh umat sehingga kesadaran umat akan segera terwujud akan pentingnya syariat Alloh sebagai peraturan dan perundang-undangan dalam bermasyarakat dan bernegara, bukan dengan undang-undang yang lain yang bukan berasal dari Allah Swt”, tegas beliau”

Beliau melanjutkan, bahwa umat islam perlu pencerahan dari para alim ulama agar ajaran islam sampai ke pelosok negeri ini lebih-lebih pada saat ini banyak tokoh-tokoh bangsa ini sudah tercemar dengan pemikiran sekuler dan membuat pernyataan-pernyataan yang menyimpang dari ajaran islam, dan kini umat perlu junnah atau benteng di tengah-tengah mereka, karena mestinya daulah khilafahlah yang menjaga keamanan akidah dan pemikiran umat.

Shohibul fadhilah Al Mukarrom Ustadz Muyasir, menyatakan bahwa kondisi yang carut marut dan sering terjadinya musibah, itu dikarenakan hukum yang diterapkan bertentangan dengan syariat islam. Padahal kebenaran syariat islam itu sudah terbukti baik secara aqli maupun naqli, sudah dibuktikan dimasa Rasulullah SAW, mampu menyelesaikan setiap masalah di tengah-tengah masyarakat.

Namun saat ini banyak yang tidak mau menerapkan syariat islam, dan lebih percaya pada demokrasi beserta perangkat-perangkatnya yang menyimpang dari ajaran islam. Padahal syariat islam itu sudah mencakup segala aturan, bukan hanya ibadah atau individu saja, buktinya ketika daulah tegak, islam telah mengatur kehidupan suatu bangsa dengan baik dan terus menyebarkan kebaikan ke penjuru dunia, islam menjaga keimanan umatnya dan mengatur hubungan antar umat baik yang seagama maupun beda agama dengan damai dan teratur.

Ketika umat mengaku beriman kepada kebenaran Al-Qur’an, maka umat harus meyakini dan menerapkan segala aturan yang berasal darinya, baik dalam mengatur urusan individu, masyarakat maupun bernegara, umat wajib tsiqoh terhadap isi Al-Qur’an, dan umat harus berusaha untuk menjaganya, jangan sampai memberikan peluang kepada orang-orang yang berusaha menerapkan hukum perundang-undangan buatan manusia, sebaik apapun undang-undang itu menurut yang membuatnya, selama menyimpang dari ajaran islam maka harus kita tolak”, tegas beliau”

Kita perlu menyadari bahwa awal runtuhnya daulah khilafah adalah karena diberikannya kesempatan undang-undang buatan manusia meskipun sedikit demi sedikit.

Dan akhir-akhir ini telah terjadi perdebatan hangat apakah ayat suci atau ayat konstitusi yang posisinya di atas atau lebih tinggi, padahal sudah jelas pasti Al-Qur’an lebih tinggi, terbukti dengan mukjizatnya.

Oleh karena itu, marilah kita bersama-sama memperjuangkan syariat Alloh hingga tidak ada seorangpun yang berani berkata bahwa konstitusi itu diatas syariat islam.

Acara diakhiri dengan pembacaan do’a. Yang dipimpin oleh Kyai Abdul Ghofur. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar serta penuh keakraban dan kekeluargaan.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Khilafah yang Dirindukan, Siap Memimpin Dunia

Jakarta, (shautululama) – 3 Maret 1924, institusi pelindung dan pelayan umat Islam itu runtuh, Khilafah …