Momen Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, Meningkatkan Ketaatan untuk Terapkan Syariah Kaffah

Banyuwangi, Jatim (shautululama) – 15 Nopember 2019. Sholawat atas Nabi Muhammad Saw, begitulah yang sering terucap oleh kaum muslimin saat mengiringi peringatan Maulid Nabi Saw. Tampaknya momen ini saat yang tepat untuk memperkuat dan meningkatkan ketaatan kaum muslimin untuk berupaya terapkan syariat Islam kaffah sebagaimana yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya.

Sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi, maka kaum muslim juga wajib cinta kepada syariah yang dibawanya, begitulah pesan-pesan yang dibawa oleh nara sumber pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, pada 15 Nopember 2019 di Kebaman Srono Banyuwangi.

Hadir pada acara tersebut: Ustadz H. Haironi, MPd (Pimpinan Majelis Dzikir Qolbun Salim Banyuwangi). Nara sumber kedua Ustadz Aman Fathurrahman (Ketua Forum Umat Islam Banyuwangi) dan Ustadz Muh Saifuddin MPd (Koordinator LBH Pelita Umat Cab. Banyuwangi).

Pembicara pertama, Ustadz Aman menyampaikan bahwa sejarah mencatat tujuan diadakan Maulid Nabi Muhammad saw oleh Salahuddin Al Ayyubi adalah untuk menumbuhkan semangat berjuang bagi pasukan kaum muslim maka kita harus menjaga semangat perjuangan itu dengan menyadarkan umat untuk kembali pada Al Quran dan as-sunnah.

Begitu pula apa yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Saifudin selaku pembicara kedua bahwa peringatan Maulid Nabi Saw hendaknya diarahkan membangun kesadaran untuk bangkit menuju perubahan umat dengan mengajak umat untuk mencintai Nabi Saw dan melaksanakan syariah yang telah dibawanya.

Pembicara ketiga Ustad Haironi yang mantan anggota DPRD Banyuwangi, beliau menyampaikan bahwa Cinta Nabi Cinta Syariah jika disingkat dengan kata CINTA yaitu *C*: cocok dengan ajaran Allah subhanahu wa taala dan rasulNya kemudian muncul kata *I*: Indah di hati setiap menjalankan perintah Allah dan mengikuti jalan Rasulullah dan kata *N*: nikmat senantiasa yang kita rasakan bila selalu bersama Allah dan Rasulullah dan *TA*: taat, takut, taqwa semata mata hanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Beliau juga mengajak para mantan anggota Dewan agar bertobat untuk selanjutnya berjuang bersama-sama umat untuk tegakkan syariah Islam secara kaffah.

Hadir juga Kyai Mahbub Wijaya (Pengasuh PP Nuhudliyah Srono), beliau berpesan bahwa Cinta kepada Nabi saw bukan hanya dilisan, tapi yang paling diperintahkan oleh Allah dan Rasulullah adalah memperjuangkan risalah Islam yang saat ini belum diterapkan secara kaffah dan selanjutnya melaksanakan syariah hanya karena Allah SWT. Kita insya Allah akan mendapatkan syafaat dari Rasulullah saw.

Demikian acara momen peringatan Maulid Nabi saw, yang diikuti secara antusias oleh ratusan kaum muslim.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *