MEMBELUDAKNYA JAMAAH SHOLAT IDUL ADHA DI SIDOARJO PASTI KARENA DIGERAKKAN ALLAH

Sidoarjo, ( shautululama ) – Senin, 21 agustus 2018 bertempat di Masjid Nurul Huda desa Tulangan kecamatan Tulangan kabupaten Sidoarjo ratusan jamaah memenuhi masjid hingga meluber memadati jalanan desa.

Sebelum sholat Idul Adha dilaksanankan ustad Joko selaku ta’mir menyampaiakan argumentasi sholat Id mengikuti keputusan pemerintah Arab Saudi selaku pelaksana ritual haji sebagaimana petunjuk nabi.

Beliau merasa terharu dan menangis melihat banyaknya jamaah yang hadir, “semua ini pasti digerakan oleh Allah karena tidak pernah selama ini jamaah sampai sebesar ini”, ungkap beliau.

Sholat Idul Adha dipimpin al ustadz Abdullah Mahrus dilanjutkan khutbah Idul Adha oleh Kyai Khozin Mubarok Pengasuh Majlis Ta’lim Nurun Iman Tanggulangin.

Dalam khutbahnya Kyai Mubarok menyampaikan pentingnya ukhuwah islamiyah sebagaimana esensi ibadah haji di Mekah. Umat Islam di seluruh penjuru dunia datang melaksanakan ibadah yang sama, di moment yang sama, di tempat yang satu, di waktu yang satu, menyembah Tuhan yang satu, berdasar kitab suci yang satu.

Namun sayang persatuan di tanah suci ini hanya moment sesaat, karena umat islam yang lain melaksanakan perayaan Idul Adha di hari yang berbeda karena keputusan pemerintah setempat.

Maka persatuan Islam tidak hanya berhenti pada slogan saja sebagaimana saat ini. Jika mereka memiliki institusi pemersatu yakni pemerintahan yang dicontohkan nabi dan para sahabat, tidak lain adalah Khilafah.

Khilafah merupakan institusi pelaksana tunggal atas tegaknya hukum Allah yang wajib ditaati perintahnya lahir dan batin. Keputusan khalifah akan menghilangkan perbedaan.

“Maka ketika khilafah tegak dengan izin Allah maka pelaksanaan ibadah haji di Makah serta puasa Arofah bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji serta sholat Idul adha akan menjadi rangkaian utuh bagi seluruh kaum muslim sedunia”, terang khatib.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, “Dalam komando Wali Mekah yang diberikan mandat pelaksanaan oleh khalifah, maka ukhuwah Islamiyah terwujud secara hakiki”.

Khutbah diakhiri dengan mendoakan seluruh kaum muslim, baik di NTB yang dilanda musibah maupun memohon kepada Allah agar disegerakan pertolongan Allah tegaknya Khilafah sebagai rahmat bagi seluruh Alam.(red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *