Maulid Nabi Saw Majlis Dzikir dan Shalawat Nurul Qalbi Depok: Khilafah adalah Bagian dari Ajaran Islam

Depok, ( shautululama) 25 November 2018. Sekitar empat ratusan Jamaah yang terdiri dari kaum bapak, kaum ibu dan remaja berkumpul selepas Isya guna menghadiri Maulid Nabi SAW yang di selenggarakan oleh Majlis Dzikir & Sholawat Nurul Qolbi Kota Depok Pimpinan Ustad Asep Muniruddin.

Pembacaan Maulid Simtud Dhuror pada acara tersebut dibacakan oleh ustad Asep Munirudin dengan iringan Hadroh dari Syababul Qolbi.

Cuaca yang sejatinya dingin berubah menghangat dengan tampilnya penceramah pertama oleh Al-Habib Umar Bin Toha Al-Habsyi dari Majlis Syafa’atur Rasul Kota Depok.

Dalam ceramahnya, beliau memaparkan tentang cinta dan mengharap syafaat Nabi SAW. menurut beliau mencintai Rasululloh SAW wajib mencintai dzuriyah Rasululloh SAW termasuk juga harus mengikuti ajarannya. Beliau juga mengajak para jamaah agar memperbanyak baca sholawat.

Mubalig muda Alumni Tarim Yaman ini juga menambahkan, jika berpaling dari ajaran Nabi SAW khawatir Umat ini akan terkena musibah karena meninggalkan shalat dan syariat lainnya yang di turun kepada Rosululloh SAW.

“Apakah Allah SWT menurunkan gempa dan tsunami terlebih dahulu agar mushola dan masjid ramai untuk sholat dan taklim”, tandas nya dengan penuh gelora.

Penceramah berikutnya adalah Ustad Furqon Aljawi, S.Pd, Pimpinan Majlis Dirosah Islamiyah Depok. Beliau menjelaskan bahwa mencintai Rasululloh SAW adalah fardhu ain. Karena kecintaan kepada Rasululloh SAW menuntut untuk mengikuti apa yang dibawa oleh Rasulullah SAW.

“Saat ini umat begitu mencintai Rasulullah tetapi hanya mengambil sebagian ajaran Nabi SAW. Thoharoh, sholat,puasa, zakat dan munakahat masih memakai Islam, tapi di sisi lain malah aneh bahkan menolak syariatnya, seperti ajaran khilafah dan bendera Rasulullah SAW.” tegasnya.

“Yang dibakar itu adalah bendera Tauhid, bendera Rasulullah yang kalian berharap bernaung di bawahnya saat di Padang Mahsyar, bukan bendera ormas tertentu.” lanjutnya dengan berapi-api terkait pemberitaan pembakaran bendera Tauhid.

Sampailah pada penceramah terkahir, yaitu Al-Habib Khalilullah Bin Abu Bakar Al-Habsyi, Pimpinan Majis Rotibul Haddad Jakarta.

Beliau menjelaskan, “Maraknya perzinahan, miras, narkoba dan kerusakan lainnya di negeri ini bukan ada begitu saja, tetapi ada upaya dari Yahudi dan Nashroni”. Beliau mengutip dan menjelaskan QS. Al-Baqoroh:120.

Menurut beliau, solusi satu-satunya umat ini harus kembali kepada ajaran yang dibawa Rasulullah SAW dalam segala aspek kehidupan.

“Semua ajaran Islam hanya bisa dilaksanakan secara sempurna oleh khilafah, maka tegaknya khilafah adalah perkara wajib”, tegasnya. Beliau juga mengkritisi kosep HAM yang menurutnya, menjadi salah satu penghalang amar makruf nahyi munkar terhadap merajalelanya kemunkaran.

Maulid kali ini dihadiri juga oleh Ustad H. Ramadani, S.Ag, Ustad Ishak dari Majlis Biker’s, Ustad Jaka Gluduk, Ustad Rusdy dan astidz lainnya yang berdomisili di sekitar kota Depok.

Acara berakhir sekitar pukul 23 WIB, setelah ditutup doa oleh Ustad H. Ramdani, S.Ag dan dilanjutkan ramah tamah dan hidangan malam.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *