Masa Depan Milik Islam Insya Allah

Pesisir Selatan Jatim, (shautululama) –“Masa depan adalah milik Islam dan kaum muslimin!”

Demikian dinyatakan Kyai Abu Inas dalam kata sambutannya selaku penyelenggara Multaqo Ulama Aswaja Pesisir Selatan, Jawa Timur, pada Sabtu malam (9/1/2021).

Meskipun yakin, masa depan harus diperjuangkan oleh orang-orang dengan kemampuan lebih, baik kelebihan dalam ilmu, materi, maupun politik. Sementara ulama sebagai pelopor, garda depan, dan motor perubahan. “Kehadiran para ulama dalam acara ini sebagai bentuk kepedulian pada urusan kaum muslimin,” ungkapnya.

Tak kurang dari delapan ulama memberikan pandangannya dalam acara bertema “Kiprah Ulama Cinta Negeri, Jaga Keutuhan Negeri, Tolak Kezaliman, Terapkan Islam Kaffah” ini. Beliau adalah Kyai Mufidz (Pengasuh MT Ilman Nafi’an – Pacitan), KH. Imron (Pengasuh MT Al Hikmah – Binangun), Kyai Muhammad Azam (Pengasuh MT Khoiru Ummah – Trenggalek), Kyai Sahal (Pengasuh MT Al Muttaqin – Tulungagung), Kyai Syamsiddar Paramabudi (Pengasuh MT Ahsan – Tulungagung), KH. Muhajir (Pengasuh MT Al Hikmah – Blitar), dan Kyai Abu Topa (Pengasuh MT Ahad Kliwonan – Tulungagung).
.
Dari beragam pemaparan pandangan tersebut terlihat bahwa negeri dengan populasi muslim terbesar ini tidak sedang baik-baik saja. Semakin kuatnya cengkeraman oligarki ditunjukkan dengan sikap pemaksaan kehendak penguasa yang telah berkolaburasi dengan pengusaha. Carut-marut penanganan Covid 19, kriminalisasi ulama, nyawa yang begitu mudah melayang, hingga soal desintegrasi papua menjadi sorotan.
.
Secara bulat, para ulama dalam acara multaqo ini berpandangan bahwa kembali kepada sistem Islam, yang menerapkan syariah secara kaaffah, menjadi solusi efektif atas ketidakmampuan kapitalisme dan sosialisme mewujudkan persatuan, keadilan, dan kemakmuran bagi rakyat dan diberkahi Allah SWT. Kembali pada tegaknya khilafah Islamiyah, menjamin terlaksananya hukum Islam yang sudah pasti membawa maslahat bagi rakyat.

Selanjutnya acara pamungkas berupa pembacaan sikap Ulama Aswaja Pesisir Selatan yang dibacakan oleh Kyai Azis Sholelahuddin, yang pada pokoknya mengajak para ulama untuk berperan aktif dalam mengurus kemaslahatan agama dan umat serta melakukan kontrol pada para penguasa agar selalu taat berjalan di atas syariat Allah SWT. Beberapa sikap yang juga disampaikan terkait dengan kriminalisasi ulama, terbunuhnya laskar FPI, kesimpangsiuran vaksin, serta separatisme Papua. (Rch/DK)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …