MARI MENJADI JURKAM KHILAFAH! SERUAN ULAMA AHLUSSUNAH WAL JAMAA’AH WILAYAH TAPAL KUDA

Pasuruan (shautululama.com)– Ahad (8/7/2018) suasana hangat bersilaturahmi Syawal 1439 H di Gus Rohibni, Pengasuh Madrasah Nurul Mas’ud, Rembang Pasuruan, Jawa Timur. Open house dan halal bi halal mengundang para ulama dan pimpinan pondok pesantren serta tokoh masyarakat. Acara ini bertujuan untuk mempererat jalinan ukhuwah dan menjaga ghirah dakwah di antara para ulama, tokoh masyarakat, dan para santri yang turut hadir.

300 ratus lebih hadirin memadati acara ini. Para ulama dan tokoh tampak begitu khitmad dan bersemangat mengikuti jalannya kegiatan. Sejumlah ulama dan tokoh dari wilayah Pasuruan, Probolinggo, dan Lumajang terlihat memenuhi undangan Shohibul bait, diantaranya KH. Mas Abdullah Amroni pimpinan pondok pesantren Al Amri Kyai Sekar Probolinggo, Kyai Sukirno, Ustadz Syaifudin Zuhri, Ustadz Idris M.Pd, Kyai Abdul Hamid Adlan pengasuh ponpes Al Hamidi Pasuruan, Gus Syamsul Huda S.Ag, Gus Khoirul Huda S.Ag, Kyai Sofyan, Gus Tuhu, Gus Ikhsan Fadholi, Gus Khoirul Huda Kalisat, dan kyai Budiman dari gunung Bromo.

Pembacaan sholawat Burdah menyambut para peserta yang silih berganti berdatangan. Acara pun dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh ustadz Abdul Razak S.Pd. Berlanjut sambutan shohibul bait oleh Gus Rohibni.

“Di pagi yang panas menyengat ini sebenarnya tidak seberapa dibandingkan dengan panas hati ini karena tidak diterapkan syariat Islam!”, ucap Gus Rohibni dengan semangat membuka acara.

Tausiyah disampaikan oleh Gus Fauzan Bishri, pengasuh majelis taklim Bani Salim, beliau mengawali dengan menjelaskan posisi para ulama dan umat Islam dalam menyambut pemilu demokrasi 2019.

“Demokrasi adalah buatan orang-orang Yahudi untuk menguasai kekuasaan di tengah-tengah manusia. Sistem demokrasi melahirkan aturan dan sistem yang mendatangkan musibah bagi kaum muslimin, seperti Freeport yang diberikan pada asing, tidak adanya hukum bagi para pezina, pelegalan miras dan riba!” Terang Gus Fauzan Bishri.

“Kalau kita mau memperjuangkan hukumnya Allah SWT janganlah takut, sebab khilafah adalah perintah Allah, sistem terbaik dari Pencipta manusia. Mari kita menjadi tim sukses Allah SWT dengan mendakwahkan sistem Khilafah,” tambahnya.

Di akhir acara, disepakati Surat Pernyataan Ulama Ahlussunah wal Jamaah Wilayah Tapal Kuda yang kemudian dibacakan oleh ustadz Khoirul Huda. Acara pun ditutup doa yang dipimpin oleh KH. Sofyan dari Kota Pasuruan.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Multaqo Ulama Sukajaya – Menolak Khilafah, Menolak Ajaran Islam

Sukajaya, Bogor, (shautululama) – Khilafah adalah ajaran Islam. Menolak khilafah, sama artinya menolak ajaran Islam. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *