Majelis Saung Ma’rifat Ikut Sukseskan Multaqo Ulama Aswaja Nusantara

Parung – Bogor, (shautululama) – Sabtu, 20 Maret 2021 / 06 Sya’ban 1442 H, Majelis Saung Ma’rifat ikut hadir dan mensukseskan gelaran acara MULTAQO ULAMA ASWAJA NUSANTARA – KOPDARNAS KOPBATIN via online zoom meeting.

Dalam kesempatan virtual tersebut hadir Khodimul Majelis Saung Ma’rifat, shahibul fadhilah Ki Sarmili Yahya dan beberapa asatidz jama’ah saung ma’rifat.

Dalam suasana keakraban dan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Ki Sarmili dan jama’ah antusias mengikuti dan menyaksikan pemaparan kalam para Ulama Aswaja Nusantara dalam Multaqo Ulama tersebut.

Agenda Multaqo Ulama Aswaja Nusantara kali ini mengambil tema, “KIPRAH ULAMA ASWAJA SELAMATKAN NEGERI, SELAMATKAN BANGSA DARI KEKEJIAN MIRAS, SAATNYA ISLAM GANTIKAN KAPITALISME DEMOKRASI – SEKULERISME DAN KOMUNISME”

Dalam perhelatan Multaqo Ulama via online tersebut, Ulama Aswaja Nusantara menunjukkan kecintaan kepada negeri, sebagai bentuk tanggung jawab dan ihtimam bi Amril muslimin, untuk menyelamatkan negeri dari musibah yang lebih besar.

Ulama sebagai pewaris para nabi dengan ilmunya, menyampaikan nasehat kepada pemegang amanah umat di negeri ini.

Janganlah mengundang musibah yang lebih besar bagi negeri ini, belum cukupkah pandemi Covid yang belum juga kunjung usai, musibah yang datang bertubi-tubi, ditambah kebijakan dzalim yang merugikan rakyat.

Di tengah umat sedang berihtiyar keluar dari krisis multidimensi dengan bimbingan ulama, mereka dikejutkan dengan kebijakan pemerintah untuk legalitas investasi miras.

Kebijakan dzalim tersebut tidak lain adalah buah dari diterapkannya sistem demokrasi kapitalisme di negeri ini dan diabaikannya nya aturan Islam dalam mengatur kehidupan.

Di tengah berlangsungnya acara, Ki Sarmili Yahya menyampaikan kalamnya untuk segenap kaum muslimin

“Saatnya tinggalkan demokrasi – kapitalisme yang melegalkan miras perusak akal generasi muslim. Umat harus bersatu menegakkan kembali Khilafah ‘ala minhajin nubuwwah, hanya dengan itu akal dan kemuliaan mereka bisa terlindungi”.

Adapun Ust. Sopyan Abu Ziyad (Majelis Saung Ma’rifat) menyampaikan kalamnya terkait seabad sudah derita umat Islam tanpa perlindungan Khilafah.

“Satu abad sudah umat menderita tidak memiliki perisai dengan diruntuhkannnya negara Khilafah. Tugas kita sebagai umat Islam menegakkan kembali perisai itu, agar umat ini kembali pada posisinya sebagai umat terbaik ”

Acara Multaqo online yang dimulai pukul 08.30 WIB hingga waktu dzuhur tersebut
diawali dengan pembacaan kalam ilahi dan ditutup dengan doa.

Disiarkan secara live via Channel YouTube Baitul Khair, Multaqo Ulama Aswaja TV dan KAFFAH TV.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …