LIQO’ SYAWAL & HALAL BI HALAL ULAMA DAN TOKOH MASYARAKAT MOJOKERTO, Haram Memberi Jalan Orang-orang Kafir untuk Menguasai Kaum Muslimin

Mojokerto, Jatim (shautululama) – Masih dalam suasana syawal para Ulama dan Tokoh Masyarakat Mojokerto mengadakan Liqo’ Syawal dan Halal bi Halal pada Sabtu, 21 juni 2019.

Acara yang berlangsung ba’da isya’ ini dihadiri pula oleh para jamaah pengajian dari berbagai daerah di Mojokerto.

Kyai Joko Santoso menyampaikan sambutannya kepada para Ulama dan undangan yang hadir. Beliau berterima kasih, bersyukur dan mengajak saling memaafkan.

“Maka hari ini mari kita saling memaafkan saling halal bihalal. Kita jaga persatuan sesama muslim untuk menghadapi tantangan besar, rapatkan barisan, mari bersatu bahu- membahu memperjuangkan islam”

Kalimatul minal ulama dari Kyai Izzudin menekan pada Ukhuwah Islam.

“Allah SWT berfirman ‘Sesungguhnya orang beriman itu bersaudara’ maka kita seharusnya perlakukan semua muslim sebagai saudara, jika kita semua begitu pasti ikatan muslim sangat kuat. Kita harus memaklumi kalau ada saudara yang berbeda bukan malah memusuhinya.

Ukhuwah islam ini pada masa khilafah sangat kuat. Bayangkan Cordova itu di Spanyol hampir semua bangsa ada, Eropa, Arab, Turki dsb. Tidak pernah muncul masalah semua muslim merasa saudara.”

Berikutnya Kalimatul minal ulama dari Kyai Ahmad Fathoni, Ulama Aswaja Jombang, yang juga Direktur El Harokah Research Center, berpesan

“Allah berfirman dalam surat An Nisa

‘Sekali kali Allah tidak akan memberikan jalan bagi orang kafir untuk menguasai orang orang mukmin’

Jadi haram hukumnya muslim memberikan jalan kepada orang kafir menguasai muslim.

Jika banyak pemimpin kita memberikan jalan untuk orang kafir menguasai kita, kita harus prihatin, maka harus kita tolak, tidak boleh memilih pemimpin yang dzalim seperti itu.

Lanjut beliau, salah satunya memberikan jalan kepada kafir itu adalah Proyek OBOR yaitu proyek Cina menguasai negara negara dengan memberikan utang, dan sudah terbukti di banyak negara. Oleh karena itu, kita harus menolaknya. Semoga diberikan istiqomah dan barokah.

Terakhir Ulama Kharismatik Mojokerto yang dikenal di medsos sebagai “Kyai Petir” menyampaikan wejangannya bahwa para ulama harus terdepan menyampaikan dakwah kebenaran dan hanya takut kepada Allah

“Sesungguhnya di antara hamba-hamba Allah yang takut kepada-Nya hanyalah para Ulama, sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (QS Surat Fathir: 28)

Beliau juga mengutip hadist “Kanjeng nabi bersabda “barang siapa bisa menjalani tiga perkara maka akan masuk surga, 1. Mengasih kepada orang yang Kikir pada kita, 2. Memaafkan orang yang berbuat salah pada kita, 3. Menyambung tali silaturahim pada orang yang memutuskan tali silaturahim.”

Acara ditutup dengan doa lalu bersalam-salaman, berfoto dan ramah tamah para Ulama, Tokoh, santri beserta masyarakat sekitar.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *