Liqa Syawwal Ulama Aswaja dan Umat Islam Bangkalan Madura, “Khilafah Pelindung Hakiki Kaum Muslimin”

Bangkalan, Madura (shautululama) – Bulan Syawal bukan hanya sekedar bulan kemenangan, namun juga momentum untuk mengevaluasi diri pasca Ramadhan dalam menjalankan seluruh perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Di Bulan Syawwal kali ini, Majlis Cinta Qur’an (MCQ) Darul Falah Bangkalan Madura, Jatim berkesempatan untuk menyelenggarakan acara Liqo’ Syawal Ulama Aswaja dengan Tema Islam Menjadi Pemenang di Akhir Zaman, pada tanggal 9 Juni 2019 (6 Syawwal 1440 H), bertempat di Pondok Pesantren Al Muntaha Bangkalan, Pimpinan KH. M. Thoha Cholili.

Antusia peserta dalam acara liqo’ syawwal kali ini sangat bersemangat, peserta yang terdiri dari para Ulama, Asatid, dan tokoh agama menyimak dengan baik sampai akhir acara. Gemuruh Takbir mengawali acara liqo syawwal pada pagi itu, lantunan ayat Al Qur’an yang dibacakan oleh Ustad Shodiq menambah syahdunya acara Liqo’ Syawwal di Desa Socah Bangkalan. Ustad Rois sebagai moderator acara membuka acara tersebut dengan ucapan TAQABBALALLAHU MINNA WAMINKUM BARAKALLAHU FIIKUM kepada seluruh peserta.

Acara inti Liqo’ Syawwal ini, panitia menghadirkan dua pembicara yaitu KH. M. Thoha Cholili sebagai sohibul bayt dan KH. Rokhmat S Labib dari Jakarta.

KH. M. Thoha Cholili dalam kesempatan tersebut memaparkan pentingnya mengevaluasi Ramadhan tahun ini dengan Ramadhan sebelumnya apakah lebih baik atau tidak. Selain itu beliau mengajak dan memotivasi para peserta untuk meningkatkan ibadah Ramadhan tahun depan, sehingga Ramadhan dan Idul Fitri bukan sekedar rutinitas sehingga makna hakiki Idul Fitri benar mencapai kemenangan.

 

Sedangkan KH. Rohmat S Labib mengawali dengan memaparkan tentang makna taqwa yaitu takut kepada Al Jalil yaitu Allah SWT, takut akan siksaan dan azab Allah SWT.

“Ada dua rasa takut dalam situasi dan kondisi saat ini, takut kepada Allah SWT dan takut kepada musuh-musuh Allah SWT”, tegas beliau. “Ketika dalam diri kita ada tasa takut kepada Allah SWT, maka kita tidak akan takut kepada musuh-musuh Allah, tidak akan gentar untuk menyuarakan kebenaran, dan tidak akan takut berdakwah”, pungkas beliau.

Sebaliknya ketika kita memilih takut kepada musuh-musuh Allah, maka hal itu jelas kesesatan yang paling nyata. Beliau mengajak dan mengingatkan kaum muslimin khususnya peserta Liqo’ Syawwal untuk kembali pada hukum-hukum Allah SWT.

“Mari kita bersama-sama menegakkan hukum Allah SWT secara kaffah dalam bingkai Khilafah Islamiyah, selain itu penting bagi kita memberikan pertolongan kepada Ummat Islam sehingga ummat Islam ini memperoleh kemenangan di akhir zaman”, tegas beliau. (mcq)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *