Liqa Syawal 1440 Garut, “Kemenangan Islam Hanya Bisa Diraih dengan Dakwah Berjamaah”

Warung Peutey, Garut. (shautululama) – Para Ulama, Asatid dan tokoh Masyarakat berkumpul Di Masjid Al-Awabin dalam Forum silaturahmi untuk mengokohkan perjuangan untuk meraih kemenangan Islam yang hakiki, Warung Peutey, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut (30/6).

Dalam kesempatan tersebut Ustadz Ade Badrun (MC Acara) menyampaikan

“Diadakan acara liqa Syawal ini dalam rangka upaya mengokohkan perjuangan Islam yang hakiki, serta bagaimana perjuang meraih kemenangan tersebut sesuai dengan fiqroh dan thoriqoh yang dicontohkan baginda Rasulullah Saw“.

Ustad Agus Kurniawan mengawali acara dengan membacakan salah satu ayat Suci Al-Qur‘an dilanjutkan kalimatuta’dim oleh Ustadz Effendi. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para ulama, asatid dan tokoh yang hadir.

Beliau juga mengingatkan “perjuangan menegakkan hukum Allah merupakan kewajiban kita bersama bukan individu, dan kemenangan islam itu hanya bisa diraih dengan dakwah berjamaah“.

Dilanjutkan pemaparan materi oleh nara sumber yang pertama Ustadz Suwar,

“Rasulullah Saw. mengetahui dengan pasti bahwa dakwah untuk menegakan kalimatullah itu mesti dengan kekuasaan, maka beliau berdo‘a kepada Allah agar diberikan kekuasaan agar dapat menjalankan segala kewajiban-kewajiban yang Allah perintahkan“, terang beliau.

Beliau juga menjelaskan bagaiman thoriqoh dakwah Rasulullah Saw. Pertama tasqif murokazah (pengkadeeran/pembinaan). Rasulullah membentuk kutlah dakwah dan melakun pembinan aqidah untuk memperkuat keimanan para sahabat sebelum terjun dakwah di tengah-tengah masyarakat.

Kedua Tafaul ma’al Ummah (interaksi dengan masyarakat) Rasulullah dan para sahabat melakukan dakwah terbuka di tengah-tengah masyarakat.

Ketiga Tholabul nusro (menerima kekuasaan) mendirikan daulah islam (Khilafah) dan menerapkan syariat islam secara sempurna di Madinah“.

Shalawat Asygil bergema saat Ustadz Syahid Al-Gifari mengajak seluruh jamaah melantunkanya, “setiap massa, setiap zaman pasti berakhir hari ini kita berada pada massa mulkan Jabriyan, (penguasa yang diktator) yang sebentar lagi akan berakhir kita berjuang atau tidak kemenangan islam pasti terwujud, karena itu Janji Allah (Khilafah akan tegak)“ terangnya.

Dengan mengutip sebuah hadits beliau menyampaikan

“seseorang yang malamnya sering melaksanakan shalat malam dan siangnya berpuasa tapi tidak marah ketika melihat kemungkaran, maka orang tersebut disisi Allah lebih rendah imannya bahkan dia akan mendapat dosa lebih besar dari para pelaku dosa besar“. dan bagi seorang muslim yang berjuang menegakan syariat Islam hari ini akan mendapatkan ganjaran sama besarnya dengan pahala 50 orang sahabat.

Terakhir beliau mengajak kepada semua untuk sama-sama memperjuangkan syariah dan khilafah agar hukum-hukum Allah bisa diterapkan secara sempurna.

Acara ditutup dengan do’a oleh Ustadz Syahid serta shalat dzuhur berjamaah.

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *