Liberalisme-Demokrasi Alat Untuk Kuasai Kaum Muslimin

Jember, Jatim (Shautululama) – Maulid Nabi, hari dimana ummat berbahagia atas kelahiran junjungan kita yakni Rasulullah Muhammad Saw. Kemuliaan beliau Saw telah dinista atas nama kebebasan berekspresi. Adalah sebuah penistaan yang sangat keji ketika itu semua dilakukan tepat di bulan kelahiran Beliau.

Emmanuel Macron sebagai manifestasi dari sebuah negara kafir harbi telah menunjukkan betapa kaum kafir itu sangat memusuhi Islam. Macron telah menunjukkan watak asli mereka yang memusuhi Islam, yang berlindung dibalik kebebasan berekspresi yang mereka junjung tinggi. Ummat Islam telah memboikot produk-produk Perancis hingga saham mereka pun jatuh anjlok.

Namun itu semua tidak cukup, bahkan tidak akan membuat jera. Atas nama kebebasan berekspresi, hal ini akan terjadi kembali di masa depan.

Terkait latar belakang peristiwa di atas Ustadz Sugiyanto menjelaskan bahwa pemikiran kufur mereka yang diterapkan dalam bingkai demokrasi itulah sumber masalahnya yang nyata-nyata bertentangan dengan syari’at. Kebebasan berekspresi itu hanyalah sebuah paradoks untuk melegalkan ujaran kebencian mereka.

Beliau mengajak umat untuk mmboikot secara total baik produk maupun pemikiran dan ide-idenya. Ide demokrasi dan kebebasan yang diagungkannya tetap akan digunakan untuk menguasai kaum muslimin dengan adagium-adagium hipokritnya.

Pesan beliau “Ummat Islam harus sadar, demokrasi tidak akan memberikan kesempatan kepada Islam untuk diterapkan secara parsial apalagi secara Kaffah. Demokrasi hanya akan mengambil syari’at yang dianggap menguntungkan bagi mereka.” Tegasnya.

Terakhir, beliau menyerukan untuk masuk ke dalam Islam secara Kaffah tanpa memilih dan memilah hukum-hukumnya, baik yang disukai maupun tidak. Demokrasi harus dicampakkan dan Ummat Islam harus kembali pada ajarannya yang mulia.

“Semoga Allah anugerahkan pada kita kemenangan yang sempurna, dengan ditegakkannya Khilafah ‘ala min hajin nubuwwah yang tidak akan membiarkan Kehormatan Rasulullah Saw dinistakan. Takbir!!” Tegas Beliau

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …