Lailatul Ijtima’ Ulama Aswaja Bersama Dengan Keluarga Besar Kopbatin Jogjakarta, Dukung Perjuangan Syariah dan Khilafah

Yogyakarta, (shautululama) – Ada yang menarik kali ini yg dilakukan oleh KOPBATIN (Komunitas Pencinta Batu Cincin) Chapter Jogja. Tidak seperti biasanya, Kopbatin, yang memiliki Chapter hampir di semua Kota Besar, kali ini mengadakan even berupa Kopdar bersama Ulama Aswaja Jogjakarta pada hari Rabu, 16 Oktober 2019 malam yang bertempat di MT. Darussalam, Playen, Gunungkidul, Pimpinan Kyai Asquri.

Berjuang Tegakkan Syariah dan Khilafah adalah Tema yang dipilih pada acara Kopdar Kopbatin dan Ulama Aswaja yang baru pertama kali digelar ini.

Kopdar ini di dedikasikan sebagai bentuk Khidmat, Mahabbah dan dukungan kepada para ulama yang konsisten dalam perjuangan penerapan Syariah dan penegakan Khilafah disamping sebagai ajang silaturrahmi antara para Anggota Kopbatin dan Ulama.

Di kalangan Ulama, hal ihwal akik ini sudah lazim dan akrab dibahas. Sampai-sampai ulama Aswaja sekaliber Ibnu Rojab Al-Hambali menulis sebuah kitab khusus membahas hukum seputar cincin (Ahkamul Khowatim Wa Maa Yata’allaqu Biha).

Acara tersebut dibuka oleh Kyai Asquri selaku pimpinan MT. Darussalam, Playen, Gunungkidul. Menurut beliau acara ini sangat baik untuk diselenggarakan. Diantara pesan beliau, beliau berpesan agar siapa pun kita, Umat Islam wajib memberikan dukungan atas penerapan Syariah dan penegakan Khilafah.

Kemudian, Ustadz Abah Narko A. Fikri, Pengasuh PP. Nurul Qowwy, Sleman, menyampaikan bahwa Cincin bisa dijadikan sebagai Hadiah, sebagai Wasilah Dakwah, yang dapat merekatkan Ukhuwah khususnya bagi para pejuang Syar’iah dan Khilafah. Dan dengan kedekatan dengan Ulama lewat Wasilah Batu Cincin kita mengharapkan akan bersama para Ulama kelak di surga-Nya .

Beliau juga menyampaikan bahwa bukan batunya yang penting, tapi silaturahimlah yang lebih penting.

Di Kopbatin, saling nasehat-menasihati. Dengan Batu Cincin kita bisa berjuang. Berjuang itu tdak hanya memperbaiki akhlak tapi yang terpenting adalah untuk memperbaiki dunia.

Dan bahwa permasalahan utama yang menerpa Umat Islam saat ini adalah karena tidak diterapkannya hukum-hukum Islam dalam Naungan Khilafah.

Kita bela Ajaran Islam seluruhnya bil khusus Khilafah yang para ulama telah sepakat akan Wajibnya. Inilah kewajiban bagi seluruh kaum Muslimin tegas beliau.

Selanjutnya, Ustadz Edi Subroto selaku Pengasuh Rumah Qur’an Seturan Jogjakarta, menyampaikan bahwa Umat Islam diharapkan selalu mengedepankan Perkara Penting seperti yang dicontohkan oleh para Sahabat, yang diridhoi Allah SWT, dimana para Sahabat telah berijma’ bahwa terbentuknya Daulah Islam adalah Perkara Penting yang pada kemudian hari dijadikan patokan hitungan waktu (tahun Hijriyah).M

Oleh karena itu, Khilafah yang melanggengkan Negara Rasulullah adalah Perkara Penting yang harus diwujudkan kembali.

Selanjutnya sebagai pembicara terakhir, Ustadz Muhammad Ihksan dari PP At-Tatsnim Jogjakarta menyampaikan bahwa sudah lama kaum Muslimin hanya berperan sebagai Maf’ul (Obyek), maka sekarang sudah saatnya kaum Muslimin menjadi Fa’il (Subyek) atas perubahan Islam yang hakiki.

Oleh karena itu para ‘alim Ulama memegang peranan penting mengarahkan Kaum Muslimin agar segera bangkit berjuang dalam menegakkan Khilafah yang dengan Khilafahlah Kaum Muslimin bisa kembali menjadi Fa’il atas Perubahan Islam yang Hakiki.

Alhamdulillah, dalam acara Kopdar tersebut dihadiri oleh puluhan Ulama, diantaranya dihadiri oleh Kyai Sofyan, Ulama Gunungkidul, Ustadz Alfarouq (Gus Farouq), Pengasuh Pondok Darul Hikmah, Gunungkidul, serta Mbah Tukimin, penggemar Akik dan Sesepuh Desa Bandung, Playen, Gunungkidul.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *