Kyiai dan Asatidz Bogor Barat, Mendukung Selamatkan Bangsa dari kekejian Miras, dan Saatnya Islam gantikan Kapitalisme Demokrasi, Sosialisme Komunisme.

Leuwiliang, Bogor, (shautululama) – Sabtu, 20 maret 2021 M./6 Sya’ban 1442H, Kyai dan Asatidz Bogor Barat, menghadiri agenda Multaqo yg disiarkan secara langsung melalui webbinar, bersama Para Ulama Aswaja Nusanatara, sekaligus Kopi darat Komunitas Pecinta Batu Cincin (Kopbatin). Bertempat di Masjid daerah Leuwiliang, kyai dan asaatidz yang berasal dari Sukajaya, Nanggung, Leuwisadeng dan Leuwiliang, menyimak pemaparan para ‘alim ulama dan kyai yang menyampaikan maqolahnya di Multaqo Ulama pagi sampai dengan siang ini.

Salah satunya yang disampaikan oleh Al Mukarram Wal muhtaram KH. Drs. Rokhmat S. Labib M.E.I. selaku Ulama Aswaja Jakarta, beliau menyampaikan akan pentingnya para Ulama berjuang untuk menegakkan Syariat Islam dalam Sistem Khilafah, untuk mencegah kemudharatan akibat sistem diterapkan saat ini.

Dilegalkannya miras, dengan dalih apapun tidak bisa dibenarkan di dalam Islam, maka sudah seyogyanya para Ulama menjadi garda terdepan untuk menyampaikan amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa yang zhalim, ungkapnya.

Selanjutnya maqolah disampaikan pula oleh Ulama sekaligus Intelektual Muslim, KH. Muhammad Ismail Yusanto, lalu ada KH. Yasin Muthahar (Pimpinan Ponpes Al Abqory, Serang Banteng), Kyiai Heru Ilyas dari JawaTimur, Habib Alwi bin Hamid Baraqbah dari Kalimantan dan para Habib, Kyiai, Ulama dan asaatidz lainnya di seluruh Nusantara.

Para Ulama sangat jelas dan tegas menyampaikan bahwa khamar adalah maksiat yang akan berdampak kepada rusaknya kehidupan, karena khamar adalah induk dari segala kejahatan. Oleh karenanya, jika umat dibiarkan dan Ulama tidak menasehati penguasa, maka kerusakan suatu bangsa itu akan sangat cepat terjadi.

Inilah pentingnya dakwah secara kaffah, dan fokus untuk mengembalikan perjuangan menegakkan kembali sistem syariah Islam secara kaffah, agar segala kemungkaran, mafsadat dengan syai’at bisa diberantas sampai ke akar-akarnya.

Suasana keakraban para kyai dan asaatidz saat acara menambah kekhusyuan dalam mendengarkan maqolah para Ulama Aswaja Nusantara sehingga semakin memberikan energi tersendiri bagi ulama di Bogor Barat ini.  Yang insyaa Allah akan meneguhkan semangat perjuangan untuk menyampaikannya lagi ketengah-tengah umat akan wajibnya hidup di bawah aturan syariah Islam dalam bingkai khilafah.

Alhamdulillah acara selesai ditutup dengan doa dan ramah tamah.
WaLlahu a’lam bi ash-shawwab.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …