Kyai Utsman Nawawi PP Al-Hikam Bogor, Pejuang Khilafah itu Aswaja

Bogor, (Shautululama) —Masalah khilafah bukan hal baru dalam agama Islam. Yang jadi pertanyaan selama ini banyak orang berkata bahwa khilafah itu keluar daripada Ahlussunnah wal Jamaah.

“Sebelum kita memvonis segala macam kita harus tahu ta’rif apa itu definisi ahlussunnah wal jamaah?” tutur KH Usman Nawai dari Bogor.

Pengasuh Pondok Pesantrean Al-Hikam itu menuturkan bahwa Aswaja sebagaimana ta’rif ulama ialah Thoriqotun tawaafaqot aqidatu Abi Manshur al-Mathuridi wa Abi Musa Hassan al-Asy’ari. Yang namanya ahlussunah adalah thariqat perjalanan di dalam aqidahnya mengikuti thariqat dari Abi Manshur al-Mathuridi wa Abi Musa Hassan al-Asy’ari.

Lanjutnya, bahwa “Di dalam furuiyah mereka mengikuti dari salah satu madzhab yang empat yaitu madzhab Hanafi, Syafi’I, Maliki dan madzhab Ahmad bin Hambal.”

Ulama yang sudah banyak berkenalan dan tahu persis terkait pejuang dan perjuangan khilafah itu menampik tuduhan negatif.

“Saya pribadi alhamdulillah berberapa tahun berkecimpung dan beriring, seiring sejalan dengan yang membicarakan tentang masalah khilafah. Mereka adalah pejuang-pejuang Islam yang ingin mengembalikan seluruh umat Islam untuk menjalankan syariat Islam secara kaffah.”

Penjelasan kaffah yang dimaksud ialah secara menyeluruh bukan hanya rutinitas ibadah shalat, zakat, puasa. Di dalam mu’amalah, di dalam munakahat, di dalam jinayat qadhayat, semuanya tidak lepas daripada aturan Islam. Pejuang khilafah mempercayai tentang aqidah sam’iyyah yang wajib kita ketahui yang jumlahnya lima puluh aqidah.

“Yang wajib di Allah dua puluh, mustahil di Allah dua pulung wenang di Allah satu. Wajib di rasul empat. Mustahil di rasul empat. Wenang di rasul satu. Itu merekapun pelajari. Juga tentang malaikat, dan mereka pun percaya tentang kitab-kitab suci, dan yang harus diketahui adalah empat kitab. Juga mereka mempercayai tentang utusan-utusan Allah juga mereka mempercayai tentang masalah kiamat,” terangnya kepada redaksi shautululama.

Lebih lanjut, bukti yang disampaikan KH Usman bahwa terkait aqidah mereka juga meyakini adanya shirat. Adanya hisab, mahsyar, mizan, dan sebagainya termasuk adanya surga dan neraka. Dan juga mereka mempercayai tentang rukun iman yang ke-6 qadha dan qadar. Baik dan benar adalah dari Allah SWT.

“Jadi mereka tidak keluar daripada thariqat Ahlussunnah wal Jamaah. Alhamdulillah. Jangan ragu-ragu hadirin rahimakumullah. Khilafah itu bukan ajaran sesat tapi yakin ajaran ahlussunah wal jamaah,”pesannya menegaskan di akhir pernyataannya.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …