Kyai Thoha Bangkalan, Madura, Islam Solusi Atas Kegagalan Kapitalisme-Liberalisme dan Komunisme-Sosialisme

Surabaya, (shautululama) Forum Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian dan Analis Data (PKAD), secara online Sabtu, 13/11/2020, menghadirkan sejumlah ulama di tanah air. Nampak hadir dalam layar kaca sebagai nara sumber diantaranya:
1.KH.Tb. Abdurrahman Anwar Al Bantany., S.H., M.H. – Majelis Syuro DPP FPI
2. KH. Muinudinillah Basri – Dewan Syariah Kota Surakarta
3. KH. Aam Wahib Wahab Hasbullah – Ponpes Tambak Beras
4. KH. Thoha Kholili – Ponpes Al Muntaha Bangkalan, Madura
5. KH. Masri Sitanggang – Masyumi Reborn
6. KH. Muhammad Ismail Yusanto – Ulama Aswaja Jakarta
7. KH. Thoha Yusuf Zakariya – Ponpes Al Ishlah Bondowoso,
dan sebagai Keynote Speaker : KH. Hasan Abdullah Sahal – Ponpes Gontor

Forum diskusi online ini mengambil tema “Revolusi Akhlak, Apa dan Bagaimana?” Tema ini dipilih seiring dengan kepulangan ke tanah air Habib Rizieq Shihab yang memiliki visi Revolusi akhlak.

KH Thoha Cholili, Ponpes Al Munthaha Bangkalan, Madura, saat mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan pandangannya terkait dengan revolusi akhlak beliau memulai dengan menyampaikan ta’rif (definisi) akhlak.

“Revolusi sama dengan inqilab, dalam mu’jam artinya perubahan total. Perubahan total sesuatu, baik itu pekerjaan, seseorang, institusi, Undang-Undang secara total. Tapi disini adalah ahklak, maka berkaitan dengan karakter, moral, perilaku terhadap kita”.

Lanjut beliau, revolusi akhlak merubah aqidah kita menjadi aqidah yang benar, aqidah yang hanif, yang lurus, aqidah yang betul-betul mengimani Allah SWT, dan mengikuti teladan Rasulullah Saw, bukan sekedar mengikuti tradisi.

Dengan penuh semangat, Kyai Thoha juga menyinggung bahwa kaum muslimin adalah umat terbaik, yang dihadirkan untuk manusia, yang bertugas melakukan amar ma’ruf nahi mungkar, sambil mengutip Surat Ali Imran 104.

Lanjut Kyai Thoha, Rasulullah pun diutus untuk menyempurnakan ahklaq, merubah akhlak, karakter masyarakat jahiliyah menjadi karakter yang lurus, yang hanif, hanya menyembah kepada Allah SWT.

Apa yang digaungkan oleh Habib Rizieq Shihab ini, perubahan ahklaq dalam seluruh tataran kehidupan manakala kita kembali kepada syariah Allah.

“Revolusi ahlak akan berhasil manakala kita kembali kepada syariah, kita menerapkan syariah Islam dengan sebaik-baiknya dan pada gilirannya pada ulama akan menjadi khalifah fil ard, kepemimpinan di dunia ini, menjadi contoh di dunia ini sebagaimana yang telah terjadi selama beberapa abad”

Umat Islam dan ulama-ulama kita, lanjut Kyai Thoha, memiliki jasa yang sangat besar atas negeri ini. Apakah sudah tidak ada lagi ulama yang peduli untuk kebaikan negeri ini, sangat tidak mungkin. Masih banyak ulama-ulama yang lurus, yang hanif yang peduli pada negeri ini.

Apalagi agama Islam ini telah memberikan solusi atas kegagalan kapitalisme liberalisme, dan komunisme sosialisme. Umat Islam Indonesia akan bisa mengalahkan China, menguasai China disana. Karena memang sudah masanya, sudah saatnya.

Peranan umat Islam, peranan ulama sangat ditunggu kehadirannya di tengah-tengah umat untuk memimpin umat. Mudah-mudahan kepulangan Habib Rizieq Shihab menjadi salah satu komponen umat islam menjadi islam yang kaffah, harap Kyai Thoha.

Terakhir, beliau menyampaikan bahwa menasehati penguasa di depan penguasa yang angkara murka, merupakan perbuatan mulia, sebagaimana dilakukan Hamzah bin Abdul Munthalib, dan itu merupakan tugas manusia sebagai umat terbaik yang diperintahkan Allah SWT.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …