Kyai Baiturahim, Founder Yayasan Psikologi Islam Indonesia, “Islam Mewajibkan Kesatuan Umat berdasarkan aqidah Islam dan Khilafah bukan berdasarkan kapitalisme demokrasi, dan negara bangsa.

Bogor, (shautululama) – Islam, agama yang sempurna, islam itu tinggi dan tidak ada yang lebih darinya.

Islam tidak pernah terkalahkan baik ditinjau dari analisis kekuatan aqidah (teologis), empiris, scientific dan sebagainya.”

Islam dalam realitasnya mengatur seluruh kehidupan bahkan tidak ada setengah langkah semutpun perbuatan manusia tanpa ada hukumnya.

Yang semua itu akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Di akhirat nanti bukanlah KUHP peninggalan Belanda, bukan pula hasil kesepakatan legisatif yang merupakan kesepakatan kaum kafir, munafik dan sebagainya, dan bukan sistem hukum yang berlaku di 200 negara lebih.

Standar peradilan yang dijalankan nanti, hanyalah sistem hukum Islam, yang turun dari Allah SWT melalui Rasulullah Saw.

Realitas kekinian, bahwa carut marut kehidupan dan kondisi kaum muslimin yang penuh dengan penderitaan dan nestafa, karena kaum muslimin dilepaskan dari sistem Islam.

Kaum muslimin menjadi terlantar karena rumah kehidupan kaum muslimin telah dihancurkan kaum kafirin dan munafikin. Kaum muslimin dipaksanakan dalam sistem yang tidak islami, kapitalisme dan komunisme. Naluri kaum muslimin adalah bersaudara dan bukan bercerai berai.

Demikian digambarkan dalam surat al hujurat ayat 10, orang-orang beriman adalah bersaudara, Islam adalah untuk persatuan dan kesatuan sebagaimana telah terwujud selama 13 abad. Ini adalah fakta sejarah yang tidak bisa diingkari oleh setiap manusia berakal.

Dimulai dari Jazirah Arab sampai ke seluruh dunia dan bahkan ke Indonesia dan secara fakta menyatukan lebih dari 2/3 dunia, dipimpin oleh seorang amirul mukminin. Inilah bukti nyata Islam itu menyatukan bukan bercerai berai dan ini berbeda dengan ideologi lain, baik kapitalis maupun sosialis yang justru memecah belah manusia, sampai datangnya konspirasi kaum kafirin dan munafikin yang menghancurkan sistem ini, yang kemudian kaum muslimin dipecah belah, dicerai beraikan, dan ini adalah fakta sejarah. Kehancuran yang merupakan awal malapetaka yang terjadi saat ini.

Kejatuhan Islam ini, dengan dihancurkannya Mutiara Islam, yakni sistem Islam yang agung itu, maka kini kaum muslimin tiada hari tanpa nestapa, system Silam yang itu telah jatuh, kini dunia diisi oleh sistem yang jahat, yakni kapitalisme demokrasi liberal dan komunisme.

Kini kaum muslimin menjadi santapan empuk mereka, sebuah kerjasama, koalisi antara sistem kapitalisme-liberal dan komunisme serta yang didalamnya adanya koalisi antara kaum kafir, kaum munafikin, dzalimin dan fasikin.

Jahatnya kapitalisme, komunisme dan liberalisme, semua orientasinya hanya pada uang, bahkan bencana dan malapetaka pun menjadi uang bagi mereka. Betapa rakusnya kapitalisme dan komunisme.

Oleh karena itu, kita umat nabi Muhammad saw, wajib untuk berproses untuk berjuang bagi sistem islam.

Simak video beliau berikut ini

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …