Kyai Alwan, Tolak Omnibus Law, Kembalilah Kepada Hukum Islam

Malang, Jatim (Shautululama)—Umat Islam di negeri ini dihadapkan pada berbagai macam persoalan. Tak lupa persoalan ketika ditetapkan UU Omnibuslaw Cipta Kerja atas nama DPR bersama dengan eksekutif. “Sungguh ini dilema, karena pada dasarnya UU Omnibuslaw itu telah membuldoser kepentingan rakyat, demi menjunjung kepentingan asing pengusaha,”ungkap jelas KH Muhammad Alwan

Kehadiran ulama ASWAJA kharismatik dari Malang, KH Muhammad Alwan pada Multaqa Ulama Jawa Timur, Ahad (15/11/2020). Beliau sangat kritis dan taktis menyampaikan kebobrokan dari UU Omnibuslaw Cipta Kerja yang diproduksi dari sistem dzalim demokrasi.

Beliapun memberikan pelajaran dari kisah Nabi dangan sahabat ketika mengetahui sahabat yang masih menyimpan taurat. “Apakah engkau masih ragu aku membawakan quran putih bersih. Seandainya Musa masih hidup tiada jalan lain kecuali ia mengikutiku,”beber KH Alwan.

Sosok Rasulullah SAW seperti diketahui bahwa sebagai insan paling sempurna akhlaknya. Sosok paling baik perilaku dan sahabatnya. Sehingga sahabat merasakan kehangatan dan kedekatan dari firgur istimewa ini.

“Perkara menjadikan al-Quran sebagai satu-satunya petunjuk dalam kehidupan kita . ini sesungguhnya bukan sesuatu yang main-main. Sehingga dalam sejarah kekhilafahan tidak ada satu pun yang mengabaikan syariah,”tambah KH Alwan.

Kemunduran umat Islam ditengarai dari masuknya ide selain Islam. Sekularisme menusuk jantung kaum muslimin yang bercokol hingga saat ini.

“Tidak selayaknya umat terbiasa hidup dalam aturan ghairu Islam. Wajib bagi kita merasa asing, karena habitat kita sebagaimana Rasulullah dan para sahabat dan generasi kaum muslimin yaitu habitat hukum Islam.”

Serunya, “Oleh karena itu, semakin gigi, tangkas, dan cerdas memperjuangkan risalah mulia ini. Tolak produk gagal omnibuslaw. Campakkan demokrasi dan cabut sekularisme dari benak kaum muslim.”

Di akhir tausiyah beliau berpesan bahwa “ikuti jalan hidup Rasulullah dan tak perlu yang lain.
Umat baginda rasullah sebagai umat terbaik. Islam sebagai jalan hidup. Jalan terbaik bagi kita.”

Penjelasan KH Muhammad Alwan menegaskan bahwa sekularisme dalam demokrasi menghasilkan produk gagal. Kedzaliman dipertontonkan penguasa dalam pembuatan undang-undang. Acara Multaqa Ulama Aswaja Jawa Timur selain mengetengahkan fakta kekinian, juga memberikan solusi Islam.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …