Kyai Abul Hasan, Jauhi Perdebatan Remeh, Lupakan Masalah-masalah Kecil, Bersatulah Untuk Perjuangkan Syariat Islam Secara Kaffah

Banjarmasin– (shautululama) – Maraknya kasus korupsi yang menjerat menteri dan pejabat elit partai di masa pandemic covid-19, semakin menggerus kepercayaan umat terhadap pemerintah. Hal ini menjadi perhatian serius pada ulama yang hadir dalam Multaqo Ulama Aswaja Kalsel, Sabtu (6/2/2021) pagi.

Salah seorang pembicara, Mu’allim KH Abul Hasan, ulama aswaja dari Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, menyampaikan pemerintah harus bermuhasabah atas beragam musibah yang melanda negeri ini.

“banyak manusia yang menyangka kesuksesan terletak pada harta, pangkat dan jabatan, padahal semua itu merupakan ujian. Prasangka inilah yang menjadikan mereka lupa dengan tanggung jawab dan amanah yang harus dijalankan, menjadikan mereka semakin lupa daratan”. Ujar KH. Abul Hasan dalam acara yang disiarkan langsung melalui kanal yotube Ulama Gurunda TV.

Menurut beliau, letak kebahagiaan hakiki pada saat syariat islam diterapkan secara sempurna.

“sesuai ketetapan Allah, letak kebahagiaan, kemuliaan dan kesuksesan manusia hanya pada pengamalan Islam yang sempurna, siapa yang tak meyakini ini akai a tergolong orang yang jahil”

Maka sebaliknya saat islam tidak diterapkan menjadi sebab kemunduran umat islam itu sendiri.

“ sedangkan kemunduran terbesar umat saat ini, masalahnya bukan pada kemunduran ekonomi dan teknologi, tetapi kemundur dalam pengamalan Islam”. Jelas beliau menambahkan.

Disekempaatan iru, KH. Abul Hasan juga mengajak kepada seluruh pengemban dakwah untuk menyampaikan betapa pentingnya pengamalan Islam terlebih tentang pengamalan syariat-syariat Islam yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad S.A.W

“Mari kita lanjutkan perjuangan Rasulullah dengan menyampaikan dakwah sebagaimana yang di ajarkan Rasulullah , bukan hanya mendakwahkan tentang sholat,ngaji, puasa, haji, dan zakat saja, tetapi juga mendakwahkan betapa pentingnya aturan Islam dalam ber muamalah, terutama tentang pentingnya mendakwahkan syariat Islam secara keseluruhan”. Ajak KH.Abul Hasan.

Sudah saatnya mengrangi perdebatan antar umat islam, dan berfokus untuk Bersatu dalam menegakkan syariat islam secara kaffah.

“jangan kita saling berdebat mempermasalahkan sesuatu hal yang kecil, marilah kita bersatu untuk menyelesaikan masalah terbesar pada umat saat ini dengan memperjuangkan tegaknya seluruh syariat Islam secara kaffah di negeri ini”. Ujar KH. Abul Hasan mengakhiri kalamnya. []

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …