Kyai Abu Hamzah, Pembina Ampuh (Aliansi Muslim Peduli Ummah) Karawang: Waspada Pilkada 2020, dan Pilpres 2024, Umat Tidak Boleh Tertipu dan Tidak Boleh Ditipu

Karawang, (shautululama) – Acara Multaqo Ulama Aswaja Bekasi Karawang Purwakarta, pada hari Ahad 9 Shafar 1442 H / 27 September 2020, alhamdulillah terselenggara secara daling dengan baik. Dengan tema TOLAK SERTIFIKASI DA’I UPAYA MENGKAMBINGHITAMKAN ISLAM DAN DAKWAH ISLAM UNTUK TUTUPI CARUT MARUT PENANGANAN PANDEMI COVID 19, DAN KETIDAKSIAPAN HADAPI RESESI,

Salah satu pembicara dalam qoul ulama adalah Kyai Abu Hamzah, beliau menyampaikan bahwa, terkait Pilkada 2020 dan Pilpres 2024 Umat Islam tidak boleh tertipu atau ditipu yang kesekian kalinya. Rasulullah SAW :
Tidak layak seorang muslim jatuh atau dipatuk oleh ular dengan lubang yang sama kedua kalinya.

Saat ini ada upaya dari orang-orang yang merasa mereka mampu membuat perubahan yang mana mereka menawarkan diri untuk melakukan perubahan yang lebih baik bagi negeri ini. Mereka mendatangi para ulama dan berusaha meraih dukungan sehingga para ulama-ulama tersebut mau menjadi jurkam mereka, tentunya dengan omong-omong, iming-iming apa yang diiming-iming itu tidak ada semua terlebih saat mereka gagal.

Untuk itu, ini menjadi pelajaran bagi kita utk berhenti berharap kepada mereka, berharaplah kepada Allah. Para tokoh dan politisi yang awalnya kita berharap mendukung kita justru merapat dan berkoalisi dengan rezim yang ada dan tidak lagi mendukung para ulama. Dalam kondisi wabah corona saat ini pun mereka tidak peduli dengan nyawa dan keselamatan rakyat, tapi mereka lebih mementingkan pilkada. Semua ini menunjukkan bahwa mereka lebih mementingkan kekuasaan mereka dibanding rakyat.

Semestinya kalau kita memiliki akal yang sehat dan jernih maka sesungguhnya janganlah kita berharap kepada manusia karena pasti kekecewaan yang akan didapat namun kalau kita berharaplah kepada Allah karena maka pastilah kemenangan yang akan kita dapat. [AF]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …