Kualitas Cinta Rasulullah Saw Indikator Kualitas Keimanan Kita

Jember, (shautululama) – Rabu 4 Desember 2019, telah berlangsung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh Majelis Cinta Quran Pimpinan al Mukarom Kyai Abdul Karim di kecamatan Tanggul, kabupaten Jember, Jawa Timur.

Acara yang berada di lereng Gunung Argopuro tersebut dihadiri para undangan yang terdiri dari para ulama, kyai dan masyarakat sekitar, alhamdulillah berjalan dengan lancar dan khidmat.

Hadir sebagai pembicara pertama, Almukarom al Ustadz Abdurrahman Shaleh dengan membuka materi tentang kewajiban membela dan mencintai Rasulullah Saw.

“Cinta kita kepada Rasulullah melebihi cinta kita kepada siapapun termasuk bapak kita, keluarga kita dan bahkan diri kita sendiri. Lantaran Rasulullah al musthofa Muhammad Saw, adalah mahluk pilihan yang kelak memberikan syafaat kepada kita di yaumil qiyamah”, ungkap ustad Abdurrahman Shaleh.

Dalam acara selanjutnya, pembicara kedua adalah almukarom Kyai Mashuri, beliau mengangkat materi tentang kewajiban lebih mencintai Allah dan Rasulullah dari sesuatu apapun di dunia ini. Beliau mengutip Surat At-Taubah ayat 24.

قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ

Arti: Katakanlah: “jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu kuwatirkan kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Dalam pemaparannya beliau menceritakan kisah Umar bin Khattab yang akhirnya memilih lebih mencintai Allah dan Rasulullah daripada dirinya sendiri.

Abdullah bin Hisyam menceritakan, suatu hari ia dan sejumlah sahabat melihat Nabi Muhammad SAW sedang menjabat tangan Umar bin Khatab. Sambil berjabat tangan itu, Umar berkata, “Demi Allah wahai Rasulullah, engkau lebih aku cintai daripada segalanya, kecuali diriku sendiri.”

Mendengar perkataan Umar, Nabi berujar, “Tidak beriman salah seorang dari kamu sampai aku lebih dicintai daripada dirinya sendiri.”

Mendengar sabda Nabi, Umar pun berkata, “Kalau begitu, demi Allah engkau lebih aku cintai daripada diriku sendiri.”

Mendengar jawaban sahabatnya ini, Rasulullah menegaskan, “Sekarang inilah imanmu telah sempurna, wahai Umar.”

#AdiliPenistaAgama
#MaulidNabawiSyarifSayyidinaMuhammadRasulillahSAW
#CintaNabiCintaSyariah
#khilafahAjaranAhlussunnahWalJamaah
#TolakKriminalisasiAjaranIslam
#TolakKriminalisasiUlama
#TolakKolonialisasiAsing-Aseng
#TolakSeparatismePapua
#HijrahSelamatkanIndonesia

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Ulama Aswaja Palu Sulteng, Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Melegalkan Seks Bebas

Palu, Sulteng (Shautululama) – Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permen Dikbudristek) Nomor 30 Tahun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *