Komunis China Negara Bangkrut, Tak Layak Dijadikan Sandaran

Surabaya, (shatululama) – Ahad, 28/6/2020, diselenggarakan Multaqa Ulama Aswaja Jatim melalui channel media online youtube Multaqa Ulama Aswaja TV, Suargo Channel, Bromo Bermartabat, dan Kaffah Channel, sejak pukul 08.00 – 11.00 WIB.

Kyai Muhammad Mashuri, Ulama Aswaja Jember, selaku pemandu acara mempersilakan KH. Khoiri Sulaiman, Ulama Aswaja Jatim untuk menyampaikan aqwal minal ulama. Kyai Khoiri menyampaikan kalamnya tentang fakta kebobrokan negara China.

Kyai Khoiri mengawali kalamnya dengan menyatakan bahwa selama ini media selalu mengopinikan bahwa China adalah negara besar, kuat dan maju, sehingga penguasa negeri ini pun menyandarkan China sebagai negara mitra.

Namun dengan pandemi covid ini, fakta kebobrokan China terungkap, “Pertumbuhan ekonomi hanya satu persen, pendapatan 600 juta rakyatnya hanya seribu Yuan (Rp. 2.000.000), ini menunjukkan bahwa negeri ini miskin. Selain itu, angka penganguran cukup tinggi, ada 300 juta orang menganggur, lulusan baru sarjana sulit mendapatkan pekerjaan”, ungkap Kyai Khoiri

Selain itu, lanjut beliau, di China sendiri timbul ketidakpercayaan tehadap negerinya, rakyat mulai melakukan demo, protes tidak mau diatur dengan komunisme. China juga sedang mendapatkan tuntutan dunia internasional, China harus bertanggungjawab atas mewabahnya virus covid-19 ini. Akibatnya investasi asing di China siap keluar, hal ini akan membuat ekonomi China terpuruk.

“Selama ini kemakmuran dan kekuatan yang mereka tampilkan hanyalah omong kosong, hoax, opini media saja”, tegas Kyai Khoiri.

“Apakah negeri seperti ini akan dijadikan sandaran pembangunan negeri Indonesia ini”?, tanya Kyai Khoiri retoris

Kyai Khoiri Sulaiman, menutup aqwal minal ulama dengan mengutip AlQuran Surat Al Ankabuut: 41

“Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah ialah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui’.

Hanya kepada Allah SWT saja tempat kita memohon pertolongan dan perlindungan, bukan kepada manusia atau negara asing. Apakah kurang bukti akibat pengambaan negeri ini kepada asing dan aseng, hutang yang menggunung, sistem kehidupan yang rusak, penderitaan yang tidak berkesudahan. Oleh karena itu, saatnya tegakkan khilafah Islamiyyah maka Allah akan memuliakan negeri ini.(SU)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …