Klaim AS Sepihak, Demi Palestina Ulama’ Cianjur Bergerak

Cianjur (shautululama.com)—Persoalan antara Palestina dan Israel terus bergulir, pada akhir 2017 Donald Trum mengklaim sepihak Jerusalem. Presiden AS ke-45 tersebut menyulut amarah kaum Muslim di seantero dunia lantaran berusaha memindahkan ibukota Israel yang semula berada di Tel Aviv menuju Yerusalem.

Untuk merespon itu, Mudzakarah Ulama dam Tokoh Cioanjur berlangsung di Masjid Pondok Pesantren Izzul Islam, Pamokolan Cianjur pada Sabtu (6/1/2018). Acara dibuka oleh KH. Wawan Muhammad Ridwan selaku pimpinan pesantren dan juga salah satu ulama terkemuka di Cianjur.

“Hanya dengan Khilafah-lah persoalan Palestina diselesaikan. Karena kekuasaan negeri-negeri Islam yang ada saat ini amat terbatas dengan sempadannya (nasionalisme) masing-masing,”tutur KH. Wawan Muhammad Ridwan membuka sambutan.

Ia juga mengingatkan dengan adanya provokasi yang dilakukan oleh Donald Trump, agar jangan sampai ada dari umat Islam yang tidak mengimani surah al-Baqarah ayat 120.

Ust. Eri M Ridwan, dari Majelis Baitul Ummah menegaskan bahwa ‘Two State Solution’ sejatinya adalah pelegalan atas keberadaan negara Israel yang menjajah bangsa Palestina. Persoalan Palestina adalah penjarahan tanah milik kaum Muslim. Juga disebutkan bahwa persoalan Palestina sejatinya diciptakan dan dikelola oleh musuh-musuh Islam untuk menyimpangkan upaya penegakkan khilafah oleh umat.

“Saya tegaskan dan ingatkan kembali, jihad dan Khilafah sebagai institusi pelaksananya adalah solusi pamungkas untuk menyelesaikan permasalahan Palestina,”tegasnya berapi-api.

Menanggapi penuturan pembicara, Ust. Dede Tory selaku DKM al-Mukhtar Pasar Induk Cianjur menyatakan bahwa segala solusi yang pernah diungkapkan untuk konflik Palestina tidak akan pernah menyelesaikan, karena yang terjadi di sana adalah berhadapannya militer Israel dengan rakyat sipil Palestina. Maka dari itu, ungkapnya, solusinya hanya satu, yakni jihad yang diserukan oleh Khilafah.

Senada dengan Ust. Dede Tory, pimpinan Ponpes Darul Hizb Pataruman Cianjur, KH. Ibrahim Yusac mengajak umat untuk bersatu dengan dikomandoi para ulama dan menuntaskan persoalan Palestina di bawah naungan Khilafah Islamiyah.

Pendapat para alim ulama tersebut sejalan dengan materi yang disampaikan oleh Ust. Eri Ridwan terkait peran ulama yang harus proaktif dalam memberikan edukasi kepada umat akan kewajiban menegakkan Khilafah dan juga melipatgandakan peran politiknya dalam mendorong dan menekan penguasa agar bergerak bersama umat.

Acara berlangsung sekitar tiga jam dari pukul 20.00 sampai 23.00 dan ditutup dengan pernyataan sikap dan pembubuhan tanda tangan bersama pada piagam pernyataan sikap para ulama Cianjur yang berisi:
(1) Menolak klaim Yerusalem dan juga Tel Aviv sebagai ibukota Israel;
(2) Menyatakan bahwa forum-forum internasional yang digelar hanya pengalihan agar umat tidak marah dan menyetujui solusi dua negara;
(3) Menyeru kepada penguasa dan kaum Muslim agar mengusir penjajah (Israel) dari tanah Palestina dengan jihad;
(4) Menyatakan bahwa jihad sangat mustahil dilakukan kecuali dengan menegakkan institusi pelaksananya (Khilafah) terlebih dahulu; dan
(5) Menyeru penguasa negeri-negeri Muslim agar memutuskan hubungan diplomatik dengan AS.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *