Khilafah Ajaran Aswaja

Banjarmasin, (shautululama) – Majlis Kajian Islam kembali digelar di Mushalla Sungai Andai pada Ahad 10 Nopember, hadir sebagai pengisi kali ini adalah Ustadz Mukhlis, dengan mengambil pembahasan tentang Khilafah.

Sebagai pengantar Ustadz Mukhlis menunjukkan bahwa data bagaimana terjadi peningkatan persentase masyarakat yang menginginkan syariah dan juga khilafah. Tentu saja hal ini menyebabkan ketakutan dari pihak-pihak yang tidak suka dengan Islam.

Menurut Ustadz Mukhlis isu radikalisme yang marak saat adalah lanjutan dari isu terorisme yang ditujukan untuk mencegah kebangkitan Islam.

“Setelah Barat gagal dengan narasi perang melawan terorisme, mereka lalu memakai narasi baru yakni perang melawan radikalisme”, paparnya.

Menurutnya sampai saat ini tidak jelas apa yang dimaksud dengan radikalisme tersebut.

“Namun kalau melihat fenomena yang ada radikalisme terlihat ditujukan untuk menyerang ajaran Islam, seperti Khilafah. Sehingga yang sering dicap sebagai radikal adalah orang-orang yang memperjuangkan Syariah dan Khilafah,” tegasnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa Khilafah itu jelas merupakan ajaran Islam, bahkan sampai saat ini masih dipelajari oleh siswa Madrasah Aliyah. Bahkan kita bisa menjumpai bahasannya dalam kitab Fiqih Islam yang ditulis Ustadz Sulaiman Rasyid.

Pada sesi tanya jawab, seorang jamaah menanyakan kenapa orang yang bercelana cingkrang dan juga wanita yang pakai cadar dicap sebagai radikal. Ustadz Mukhlis menjelaskan bahwa sebenarnya yang diserang hari ini adalah ajaran Islam, dan ini tentu saja sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan orang kemudian takut untuk melaksanakan ajaran Islam.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *