Khilafah adalah Janji Allah dan Kabar Gembira dari Rasulullah Sayyidina Muhammad Saw

Kita sering diingatkan dengan janji Allah dan Rasul Nya, yang tentu janji Allah yang Rasul Nya sesuatu yang pasti. Sesuatu yang seharusnya kita yakini dan kalau ada sebagian umat Islam yang mereka begitu yakin dengan janji-janji manusia, dengan janji para penguasa yang bahkan sering ternyata bohong. Maka sangat aneh Ketika ada umat Islam yang malah tidak yakin dengan janji Allah dan rasul Nya

Pertama adalah didalam Alquran kita sering membaca sebuah ayat dalam surat An-Nur ayat 55 (ayat) ayat ini jelas merupakan janji Allah kepada orang-orang yang beriman dan beramal sholeh bahwa mereka akan diberi kembali kekuasaan di muka bumi, sebagaimana orang-orang sebelumnya.

Kaum muslimin sebelumnya telah diberikan kekuasaan oleh Allah. ayat ini kalau kita kaitkan dengan tafsir-tafsir karangan Imam Syaukani menyebutkan bahwa ini adalah janji Allah kepada seluruh umat sehingga kalau ada yang menyatakan hanya untuk sahabat dan tidak berlaku lagi bagi umat setelah sahabat, maka kata beliau ini tidak ada alasan sama sekali dan tidak terbukti sama sekali. Karena keimanan dan amal sholeh itu tidak khusus bagi para sahabat. Sementara ayat ini jelas menyatakan siapapun yang beriman dan beramal sholeh artinya itu mencakup semua umat dan termasuk In Syaa Allah kita hari ini.

Yang berdua janji Rasul SAW sering kita ulang, sering kita baca di dalam riwayat Imam Ahmad bahwa fase kekuasaan di tengah-tengah umat pertama adalah fase nubuwah kemudian yang kedua fase Khilafah minhajin nubuwwah kemudian fase mulkan adhon kemudian fase mulkan jabriyan dan semua yang telah disampaikan nabi telah terjadi. Maka bagaimana mungkin kita tidak percaya dengan ketentuan berikutnya yang akan datang yang juga disabdakan nabi dalam hadits yang sama, dimana beliau mengatakan bahwa nanti setelah era mulkan jariyatan yang kita yakin hari ini terjadi.

Maka mau tidak mau yang terjadi berikutnya adalah akan tegaknya kembali Khilafah ala minhaj nubuwwah sebagaimana yang beliau disabdakan.

Berikutnya Rasul pun menjanjikan kepada kita, Beliau bersabda yang diriwayatkan Imam Muslim. Dalam hadits ini Rasul menjelaskan sesungguhnya Allah telah melipat bumi untukku sehingga aku melihat bagian timur dan baratnya, dan beliau mengatakan sesungguhnya umatku kekuasaannya, dalam kontek ini adalah khilafah dan khilafah ini kekuatan umat. Kekuasaan ini akan mencapai apa yang tadi dijelaskan kepadaku seluruh bagian timur dan barat bumi ini.

Intinya bahwa bumi ini akan ditaklukan dikuasai oleh umat Islam sehingga ditaklukkan untuk umat ini bagian demi bagian, sehingga kekuasaan umat ku yakni khilafah ini akan meliputi seluruh bagian.

Kemudian dalam hadits lain Rasul menyatakan bahwa betul-betul urusan agama ini, urusan kekuasaan ini akan mencapai yang dicapai oleh malam dan siang. Dan tidaklah Allah membiarkan satu rumah pun baik di kampung maupun di kota kecuali Allah akan masuki agama ini.

Hadits-hadits ini dan ayat tadi jelas menyatakan menjanjikan sesuatu yang pasti. Kita tahu misalnya bahwa kekuasaan umat ini belum pernah meliputi seluruh bagian bumi dan kita baru dalam sejarah Khilafah, baru meliputi dua pertiga bumi. Ketika Rasul meyakinkan hal ini kita pun yakin bahwa suatu saat kekuasaan Islam dan itu hanya mungkin dalam konteks khilafah akan betul-betul menguasai seluruh bumi ini.

Tentu kita tahu bahwa ketika khilafah yang akan tegak  In Syaa Allah dalam waktu dekat oleh kaum muslimin, oleh kita semua yang menerapkan syariat Islam secara Kaffah, sebagai wujud ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Allah pasti akan memberikan keberkahan dari langit dan bumi sebagaimana yang Allah janjikan dalam surat Al A’raf 96 yang artinya:

“Andai penduduk negeri beriman dan bertakwa maka pasti kata Allah Kami akan membukakan bagi mereka pintu keberkahan dari langit dan bumi akan tetapi mereka mendustakan sehingga kami siksa mereka karena apa yang mereka kerjakan”  jelas sekali di dalam ayat ini kemudian dijelaskan

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Nasehat Ulama Pada Multaqa Ulama Aswaja Karawang-Purwakarta Jabar: Waspadai, Tolak Bahaya Laten Komunisme

Karawang, Jabar (shautululama) – Sabtu, 16 Oktoberber 2021, 9 Rabiul Awwal 1443 H, Alhamdulillah berkumpul …