KH Sholeh Abdullah Banjarmasin, Kita Tidak Boleh Bersembunyi Dari Tugas Tegakkan Khilafah

Banjarbaru, (shautululama) Guru KH.  M Sholeh  Abdullah, Ulama Aswaja dari Loktabat, Banjarbaru, mengingatkan kaum muslimin, agar selalu meneladani Nabi Muhammad SAW, baik dalam amal pribadi, amal dalam membangun kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, lebih-lebih lagi dalam membangun suatu peradaban besar di muka bumi.

“Meneladani Nabi SAW adalah sebuah keharusan, sebagai ekspresi kecintaan kepada Nabi dan ekspresi keimanan kepada Allah SWT,” tegas beliau saat menjadi salah satu pembicara di Multaqo Awal Tahun Ulama Aswaja Bumi Antasari Kalimantan Selatan, yang dialirkan langsung kanal youtube Ulama Gurunda TV, Sabtu (02/01/2021) malam.

Guru KH M Sholeh Abdullah menambahkan, bahwa sosok yang paling meneladani Nabi Muhammad SAW adalah dari kalangan ulama. Mereka juga merupakan orang yang paling takut kepada Allah SWT.

“Keutamaan ulama yang lain adalah ilmu, karena ulama adalah pewaris para Nabi,” tegas Pimpinan Majelis Taklim Darul Qolam tersebut.

Guru KH M Sholeh Abdullah juga memaparkan, bahwa sosok ulama adalah rujukan kedua sebuah perubahan, setelah Allah SWT Sang Pemberi Hidayah tentunya. Karena ulama memiliki tugas yang sangat mulia untuk mengangkat derajat kaum muslimin dari kehinaan, dari suasana kegelapan, menuju jalan terang, yaitu jalan Islam.

“Karena perubahan yang kita inginkan adalah perubahan yang membuat kita, kaum muslimin, tidak akan tersesat untuk selama-lamanya, adalah perubahan sesuai dengan syariat Islam,” ungkap beliau.

Guru KH M Sholeh Abdullah menilai, kondisi negeri saat ini memerlukan perubahan, lantaran cenderung sangat jauh dari Islam.

“Sehingga ini menjadi tugas ulama yang mewarisi tugas kenabian, yakni menyampaikan syariat Islam kepada umat, untuk memberikan pencerahan, mengangkat derajat mereka, dan memberikan pemahaman yang benar tentang Islam,” tegas beliau

Guru KH M Sholeh Abdullah turut menyampaikan, bahwa perjuangan penegakan syariat Islam, sesungguhnya adalah kemuliaan yang diberikan Allah kepada para ulama. Sehingga perjuangan penegakan khilafah adalah perjuangan yang harus diemban para ulama.

“Ulama tidak boleh bersembunyi dari tugas ini,” tegas beliau.

“Kaum Muslimin akan mulia dengan Islam, dan mereka akan dihinakan oleh musuh-musuh Islam, dan bahkan dihinakan oleh Allah SWT kalau mereka menjauh dari Islam,” tutup Guru KH M Sholeh Abdullah mengakhiri sesi kalam ulamanya.

Pada puncak Multaqo Ulama yang bertema “Kiprah Ulama Cinta Negeri, Jaga Keutuhan Negeri, Tolak Pemimpin Zalim, Tegakkan Islam Kafah” ini, dibacakan pernyataan sikap dari para Ulama Aswaja Bumi Antasari Kalimantan Selatan, yakni berupa seruan:

1. Kewajiban bagi pemimpin untuk menjaga keutuhan wilayah negara.
2. Kewajiban untuk menerapkan Islam secara kaffah.
3. Pengutukan terhadap tindakan pembunuhan kaum muslim.
4. Penyampaian nasihat kepada pemerintah agar meninggalkan dan menolak sekulerisme, kapitalisme, dan demokrasi yang melahirkan rezim sekuler radikal.
5. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama terlibat dalam dakwah Islam, agar terwujudnya _izzul Islam wal muslimin_, melalui penerapan syariat Islam di bawah naungan Khilafah _Islamiyyah ‘alaa minhajin Nubuwwah_.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …