Ketua Tim Pembela Muslim Nganjuk-Jatim, Pelaporan Ustad Ismail Yusanto Mengada-ada dan Bukti Kriminalisasi

Nganjuk, Jatim (Shautululama) —Hangat diberitakan pelaporan atas Ustadz Ismail Yusanto (UIY) kepada Polda Metro Jaya. Seolah perjuangan dan dakwah Khilafah sebuah kriminal. Padahal dakwah itu kebaikan dan untuk kemaslahatan umat. Ahmad Rofik (Ketua Tim Pembela Muslim Nganjuk) memberikan responnya.

Beliau menjelaskan bahwa pelaporan seseorang atas Ustad Ismail Yusanto dengan dalih tuduhan Jubir HTI atau masih mengaku Jubir HTI tidak masuk akal.

“Pelapor menganggap HTI sudah dibubarkan. Sebenarnya tidak masalah seseorang menjadi Jubir sebuah ormas yang dicabut Badan Hukumnya. Laporan ini mengada-ada dan menguatkan jika kriminalisasi ulama terus terjadi,” tandasnya.

Ahmad menilai bahwa kiprah dakwah Ustadz Ismail luar biasa. Konsisten memperjuangkan kebenaran dan terus memberantas kemungkaran.

“Sehingga dakwah yang disampaikan Ust Ismail Yusanto itu pencerahan. Demi kemaslahatan umat. Kemudian kalau toh bukan Khilafah? Apa selain khilafah? Khilafah itu bagus. Khilafah itu luar biasa. Itu ajaran Islam,” jelasnya dari sudut pandang hukum.

Lanjutnya, sehingga laporan seorang itu tampak sekali ada kriminalisasi ulama.

“Kita doakan kepada Ustadz Ismail dan beliau luar biasa pantang mundur menegakkan keadailan dan memberantas kemungkaran,” pungkasnya dari pernyataan yang diterima redaksi.

Dukungan dari ahli hukum, pengacara, ulama, dan umat Islam kepada Ustadz Ismail terus membanjir. Ini membuktikan bahwa pejuang Islam banyak pembela dan yang haq terus akan nyata.[hn]

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …