Kemudian akan Datang Khilafah yang Sesuai dengan Manhaj Nubuwwah

Cibungbulang, ( shautululama) -Masih dalam semangat persatuan Ummat Islam pasca Reuni 212, Komunitas Rizan (Rizal Zaman Now) melaksanakan Diskusi Lesehan di salah satu Rumah Makan di wilayah Bogor Barat.

Diskusi itu dilakukan dalam rangka menjaga semangat persatuan dan tentu ini adalah momentum menuju kebangkitan yang sesungguhnya yaitu kebangkitan Islam dengan tegaknya Khilafah ‘ala Minhajinnubuwwah yang kedua.

Dalam diskusi itu dihadiri oleh Dr. Dede Heri Yuliyanto, Doktor alumni Jepang. Beliau menyampaikan reuni 212 sangat luar biasa, bagaimana Islam yang Rahmatan Lil Alamiin benar benar muncul penuh kebersamaan, kedamaian dan tentunya persatuan, dan beliau teringat akan perjuangan Mus’ab Bin Umair yang berhasil mengIslamkan penduduk Yastrib.

“Pada saat Mus’ab Bin Umair diutus oleh Rasulullah ke Yastrib hanya dalam kurun waktu 1 tahun penduduk yastrib bersatu padahal awalnya mereka selalu berkonflik dan yang mampu mempersatukannya adalah Islam dalam bingkai Daulah Khilafah” ujar Dr Dede dalam Diskusi itu.

Tentu ini sebuah bukti nyata betapa Islam membuat persatuan bukan perpecahan seperti yang seringkali diungkap oleh rezim. Dulu Kaum Aus dan Khajraz (penduduk Yastrib) selalu berkonflik lalu dengan Islam mereka bersatu bahkan menjadi wasilah penolong Dakwah Rasul. Begitu juga dengan reuni 212 kemarin tentu karena dengan Islam juga akhirnya reuni itu lancar dan damai padahal hampir 12juta lebih manusia yang hadir, rumput terjaga, sampah terkontrol, sabar dalam antrian dan bubar pun dengan tentram.

Selain Dr Dede hadir pula Ustad Saefudin (Ponpes Arrosyaadah Gn Bunder). Dalam kesempatan itu beliau menyampaikan sebuah hadits riwayat Ahmad tentang fase kehidupan.

“Berdasarkan Hadits riwayat Ahmad, disitu disampaikan bahwa Rasulullah mengabarkan akan ada fase Khilafah Ala Minjahinnubuwwah yang kedua, setelah itu Rasul diam, artinya di akhir zaman nanti khilafahlah yang akan memimpin dunia bukan Kapitalis, Demokrasi seperti sekarang yang ada mereka ini menuju kehancuran. Jadi sudah seharusnya kita memperjuangkan Khilafah ini yang merupakan ajaran Islam” ungkap Ustad Aef (sapaan akrab Ustad Saefudin) dalam diskusi itu.

Pada akhirnya, dalam diskusi yang dihadiri juga oleh Kang Asep ketua pemuda Desa Cibatok 2, H Adang Ulama dan tokoh masyarakat Desa Cibatok 2 ini sepakat untuk bumi ini khususnya Indonesia akan lebih baik dengan Syariat Islam dan Syariat Islam hanya akan diterapkan secara kaffah melalui Daulah Khilafah. Wallahualam. (Arip/hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *