Kanjeng Kyai Tunggul Wulung, Bendera dari Kain Kiswah Ka’bah Bukti Nyata Hubungan Antara khilafah Ustmaniyah dengan Nusantara

Probolinggo, Jatim (shautululama) – “KANJENG KYAI TUNGGUL WULUNG, bendera dari kain kiswah ka’bah yang menjadi benda pusaka yang tersimpan di Keraton Jogyakarta bukti nyata hubungan antara Khilafah Utsmaniyah dengan Nusantara”, ungkap KH. Abdulullah Amroni, Pengasuh Pesantren, Al Amri Kyau Sekar Leces, Probolinggo, Jatim.

Penayangan film Jejak Khilafah di Nusantara (JKDN), memberikan kesan yang sangat mendalam bagi para ulama. Seperti yang dirasakan oleh KH. Abdullah Amroni, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amri Kyai Sekar Leces Probolinggo.

“Menurut hemat saya hubungan kekhilafahan Turki Utsmani dengan Nusantara sangatlah erat. Pelantikan Sultan Demak Bintoro, Raden Patah merupakan bukti atas itu. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Sultan Hamengkubowono ke X. Beliau menyatakan bahwa “Sultan Turki mengukuhkan Raden Patah sebagai Khalifatullah ing Tanah Jawi, perwakilan kekhalifahan Islam (Turki) untuk Tanah Jawa, dengan penyerahan bendera Laa ilaah illa Allah berwarna ungu kehitaman terbuat dari kain Kiswah Ka’bah, dan bendera bertuliskan Muhammadurrasulullah berwarna hijau,”.

“Maka Nusantara seakan menjadi bagian dari kekhilafahan kaum muslimin yang berpusat di Istambul Turki, dan Demak merupakan pusat kekuasaannya di Nusantara”, Ungkapnya.

Sejarah juga membuktikan bantuan Turki Utsmani atas peperangan antara Demak dengan penjajah Portugis katolik di Malaka. Perang itu menewaskan Panglima Perang Demak yakni Adipati Unus Putra Raden Patah.

Semoga Allah berikan kekuatan kepada umat Islam dan memanjangkan umur saya hingga bisa menyaksikan tegaknya kembali Khilafah di dunia ini dan Nusantara diterapkan hukum hukum Allah, sebagaimana di era Demak Bintoro dulu. Aamiin.

NB: ada update informasi terkait postingan artikel sebelumnya.

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …