Jagongan Majelis Kopi Ma’rifat Nganjuk: “Kanjeng Nabi Muhammad Saw wajib Dimuliakan, Haram Dihinakan”

0
442

Nganjuk, (shautululama) – Majelis Kopi Ma’rifat kembali mengadakan jagongan Senin 9 Desember 2019 di dalemnya Kyai Karim. Seperti biasanya, jagongan ini merupakan sarana belajar mema’rifati sesuatu.

Harapanya, menghasilkan kesimpulan yang bisa menambah kemantapan iman, meneguhkan sikap pendirian dan mendorong untuk beramal shalih.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Acara dimulai dengan tawasul, kemudian dilanjutkan membaca shalawat kepada Nabi Saw dan kalam ma’rifat. Kalam ma’rifat kali ini disampaikan oleh Kang Syahrul Abu Ghoza, Pembina Jam’iyah Shalawat Syifaul Qolbi Nganjuk.

Isi kalam ma’rifat yang disampaikannya adalah bahwa Kanjeng Nabi Muhammad saw bukan sembarang manusia.

Tetapi beliau itu adalah sebaik-baik makhluk (khoirul anam), pemimpin para nabi dan utusan (sayidul ambiya wal mursalin). Karenanya, Kanjeng Nabi Muhammad saw wajib dimuliakan, haram dihinakan.

Lebih lanjut beliau menyampaikan, “makanya, kita harus hati-hati, harus menjaga lisan. Lisan itu salah satu dari dua hal yang banyak menyebabkan orang masuk neraka selain farji.

Sebagaimana dawuh Kanjeng Nabi saw:

“…وسئل عن أكثر ما يدخل الناس النار، قال : الفم والفرج…”

“… Dan beliau Saw ditanya tentang apa yang banyak memasukkan orang ke dalam neraka? Beliau bersabda: mulut dan kemaluan… “

Semoga kita termasuk golongan pecinta Nabi Saw, dan semoga kita tidak masuk golongan yang benci Nabi Saw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here