Jadilah Penolong Agama Allah

Yogyakarta, (shautululama) – Kyai Subhan Ahmadi, Pengasuh Pesantren Taruna Panatagama Yokyakarta mendapatkan kehormatkan dari panitia Multaqa Ulama Aswaja Jatim, Jateng, DIY yang dilaksanakan pekan lalu secara daring, (Ahad, 9/8/2020) untuk menyampaikan aqwal seruan kepada orang-orang yang memiliki kekuasaan maupun pengaruh.

Beliau mengawali aqwalnya dengan menyampaikan bahwa agama Islam bukan hanya mengatur masalah ibadah, tapi juga mengatur seluruh aspek kehidupan. Islam adalah sebuah sistem kehidupan yang harus diterapkan yang diturunkan Allah SWT. Dan kita bisa membedakan dengan mudah dan gamblang antara sistem islam dengan sistem lain produk manusia seperti kapitalisme, komunismne.

“Islam adalah sistem kehidupan yang telah diturunkan Allah SWT untuk mengatur kehidupan umat manusia. Ini pula yang membedakan antara aturan islam dan aturan lain produk manusia semacam kapitalisme, komunisme, sudah sangat gamblang bedanya. Namun masih saja ada sebagian orang yang menyangkalnya”.

Lalu, Kyai Subhan berkisah tentang masuk Islamnya, Sa’ad bin Muadz, orang terpandang di Madinah, pemimpin khabilah di Madinah, sangat disegani dan dihormati oleh kaumnya. Saat itu datanglah utusan Rasulullah Saw, Sa’ad bin Umair untuk menyampaikan dakwah islam kepada Sa’ad bin Muadz. Sebagai orang yang terpandang, terhormat dan punya kedudukan tentu saja Sa’ad bin Muadz tidak begitu saja menerima. Sa’ad bin Muadz tetap ngotot mempertahankan sikap dan pandangannya.

Namun sahabat Sa’ad bin Umair ini orang yang cerdas, dengan sabar penuh argumen menjelaskan kepada Sa’ad bin Muadz hingga akhirnya diapun, Sa’ad bin Muadz masuk islam. Mengakui kebenaran agama Islam yang didakwahkan oleh Sa’ad bin Umair.

Lalu Sa’ad bin Muadz pun bertanya, “Bagaimana dulu kalian masuk Islam?” Maka Sa’ad bin Umair pun menjawab, “Pergi mandi dan shalat dua rakaat”.

Setelah itu, Sa’ad bin Muadz pun menghadap kaumnya dan menyampaikan bahwa dirinya telah masuk Islam. Kaumnya pun mengikuti, sami’na wa atho’na (kami mendengar, kami mengikut). Alhamdulillah dengan masuk Islamnya Sa’ad bin Muadz ribuan kaumnya pun masuk Islam dan dakwah islam bisa berkembang di Madinah dan Sa’ad bin Muadz pun menjadi penolong bagi Rasulullah hingga hijrah ke Madinah, berdiri negara di Madinah hingga syariat Islam bisa diterapkan secara kaffah.

Lanjut Kyai Subhan, saat ini ketika para ulama, para kyai, orang yang memiliki kekuasan maupun pengaruh, menyampaikan kepada para jamaahnya, kepada anggota, menyampaikan Islam secara lugas seperti Sa’ad bin Muadz, maka sangat mudah kejayaan Islam itu bisa dicapai kembali.

“Kita memang tidak bisa menjadi Saad bin Muadz tapi kita bisa meniru, mencontoh apa yang dilakukan oleh Saad bin Muadz untuk menjadi penolong agama Allah ini. Oleh karena itu, kami menyeru para pemilik kekuasaan maupun pengaruh, jadilah kalian penolong agama Allah sebagaimana yang dilakukan oleh Saat bin Muadz. Maka kemuliaan akan kalian dapatkan. Sebagai mana Sa’ad bin Muadz saat meninggal, arsy pun bergetar karena meninggalnya orang yang dimuliakan ini”, tutup Kyai Subhan Ahmadi.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Pernyataan Sikap Multaqa Ulama Bandung, Tolak Permendibudristek No. 30 Tahun 2021, Ganti Dengan Aturan Islam

Bandung, (shautululama) – Multaqo Ulama Aswaja Bandung, Sabtu, 27 november 2021 diselenggarakan secara daring via zoom …