IKUT WALI MEKKAH, UMAT MUSLIM SUMENEP LAKSANAKAN SHOLAT IDUL ADHA LEBIH AWAL

Sumenep, (shautululama) – Umat Islam Sumenep tumpah tuah tergabung saling bau membau unyuk mengadakan sholat idul adha pada hari Selasa pagi (21/8/2018). Bersama anak, istri, suami, dan kerabat mereka berbondong-bondong menghadiri pelaksanaan shalat Idul Adha 1439 H di Lapangan GOR Ahmad Yani Sumenep.

Nampak juga beberapa para pengasuh majelis taklim di Sumenep. Di antaranya Pengasuh MT Taqarrub Ilallah KH Ahmad Danniji, Ustadz Fajar Hidayatullah (MT Al Hidayah), Ustadz Muh. Rusliy (MT Umdatul Ummah), dan Kyai Choril Anam (MT At Thayyibin).

Menurut Abah Danniji, Pengasuh MT Taqarrub Ilallah, mereka merayakan Idul Adha didasari oleh penetapan 1 Dzulhijjah dan penetapan hari Arafah oleh Wali Makkah.
“Pelaksanaan wukuf sebagai puncak ibadah haji di Arafah sudah terlaksana pada tanggal 9 Dzulhijjah 1439 H yang bertepatan dengan hari Senin, 20 Agustus 2018 kemarin. Sehingga berdasarkan hadits Rasulullah SAW terkait ketentuan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, maka kami haqqul yaqin, Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah yang bertepatan dengab tanggal 21 Agustus 2018, Hari ini”, jelas Abah Danniji.

Bertindak sebagai Imam Shalat Idul Adha Ustadz Afdalus Syakur, tokoh DDII Sumenep. Sedangkan khutbah ‘iedul Adha disampaikan oleh Ustadz dr. Luthfi Anwar, M. Th. (Ketua DDII Sumenep)

Dalam khutbahnya Ustadz Luthfi Mengajak pada ketaatan kepada Allah SWT. “Sebagaimana ketaatan Nabi Ibrahim saat diperintahkan untuk menyembelih putra kesayanganya, Ismail ‘alaihihssalam. Begitu juga Umat Muslim, hendaknya taat dan tunduk pada syariahNya. Apapun yang Allah wahyukan patutnya ditegakkan. Termasuk menegakkah syariah Allah secara kaffah”.

Usai Sholat, jamaah saling bersalam-salaman. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban yang akan disalurkan kepada kaum dhuafa’ serta umat muslim lainnya di sekitar Sumenep. (Hf/hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *