Ijtima Ulama Rancah dan Banjar: Sangat Tidak Ridha Khilafah Diidentikkan dengan Teroris

Ijtima Ulama Rancah dan Banjar:
Sangat Tidak Ridha Khilafah Diidentikkan dengan Teroris

Rancah, (shautululama.com) – Para ulama berkumpul pada agenda Ijtima Ulama untuk membahas Khilafah pada hari Ahad (1/6/2018) di Pondok Pesantren Babussalam, Rancah, Ciamis.

Pada kesempatan tersebut, Ustadz Husen Al-Banjari mengungkapkan bahwa ada upaya menstigma burukan terhadap ide Khilafah oleh orang-orang sekuler dan kafir. “Padahal ajaran Khilafah disebut oleh para ulama ada dalam kitab-kitab terdahulu. Hanya pada hari ini saja Khilafah digambarkan sangat menakutkan,” jelas pengasuh Mahad Al-Mabda Kota Banjar.

Beliau menjelaskan bahwa orang kafir memprediksi bahwa Khilafah akan tegak kembali, dan mereka sadar bila Khilafah tegak maka kejayaan musuh musuh Islam akan berakhir. Sehingga mereka berupaya agar Khilafah tidak tegak, atau paling tidak memperlambat tegaknya Khilafah.

Lanjut beliau, musuh-musuh Islam juga berusaha menghadang dakwah yang menyerukan penegakkan Khilafah, termasuk terhadap dakwah Hizbut Tahrir. Mereka berusaha membubarkan Hizbut Tahrir yang sudah tersebar di seluruh dunia.

Sementara pimpinan Ponpes Babussalam, K.H. Abun Bunyamin memberi dukungan terhadap dakwah Hizbut Tahrir untuk terus berdakwah. “Apapun yang terjadi kita tetap aja gitu (berdakwah) tidak berhenti, (justru) bisa lebih berkembang, didzolimi bisa berkembang, terus saja,” ucapnya.

Berikutnya, K.H. Ibnu Aqil dari Forum Pondok Pesantren Rancah mengingatkan agar perjuangan penegakkan Khilafah harus memiliki konsep yang jelas dan konsisten terhadap konsep tersebut agar tidak bisa disusupi oleh pihak pihak lain, sebagaimana perjuangan Islam sebelumnya yang gagal karena berhasil disusupi.

Selanjutnya Ustadz Pipin Syarif Arifin mengatakan bahwa Khilafah itu adalah Islam yang tidak ada hubungannya dengan teroris. “Khilafah itu ajaran Islam, sangat tidak ridho kalau diidentikan dengan teroris, dan kami sangat tidak ridho kalau Hizbut Tahrir yang mengusung Khilafah ini dianggap organisasi terlarang,” tegasnya.

Pimpinan Ponpes Sabilunnajat Rancah ini juga menyampaikan bahwa Khilafah bukan hanya milik Hizbut Tahrir, tapi milik umat Islam. “Guru saya mengajarkan Khilafah sebelum saya mengenal Hizbut Tahrir,” ungkap tokoh FPI Ciamis ini.

Pada kesempatan berikutnya, Ketua Paguyuban Agro Pesantren Kabupatan Ciamis, Ustadz Andi Ali Fikri mengatakan bahwa Khilafah adalah konstitusi Illahiyah yang paling hebat di muka bumi ini dimana ikhtiar memperjuangkannya wajib, walau waktu penegakkannya adalah hak Allah.

“Tapi akan tepat ihtiar untuk memperjuangkannya, bukan karena warna tapi kami sebagai muslim wajib menyampaikannya,” ucapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan buka bersama dan Sholat Maghrib berjamaah. (red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *