Ijtima Ulama Aswaja Kota Surabaya: Semangat 45, Spirit Ulama Mengokohkan Perjuangan Syariah dan Khilafah

Surabaya (shautululama)– Syariat Islam tidak bisa tegak tanpa kekuasaan (khilafah). Hal ini menjadi pembahasan hangat pada Ahad (21/10/2018), di Masjid Ad Dakwah, Surabaya. Surabaya telah menjadi saksi sejarah perobekan bendera belanda tahun 1945, karena beberapa ulama Ahlus sunnah wal jama’ah dari berbagai kota telah bersepakat (ijtima) bahwa penerapan syariat islam tidak akan bisa sempurna tanpa di dukung kekuasaan.

Semangat 45 ini yang telah memberikat spirit bagi ulama-ulama Surabaya untuk hadir dalam ijtima ini.

Diantara tokoh ulama yang hadir adalah Ust. Fathurrozi dan beberapa yg lainnya yang menyadari akan pentingnya khilafah untuk menerapakan syariat islam.

“Maka perlu adanya aktivitas dakwah yang dilakukan oleh para ulama guna menyadarkan kembali umat akan pentingnya institusi ini”, demikian yang disampaikan oleh Ust. Sholahuddin Fatih selaku pemateri dalam ijtima ini.

Di hadapan para ulama wa assatidz, Ust. Sholahuddin Fatih menjelaskan bahwa benih-benih kerusakan umat tidak lain dikarenakan islam telah ditinggalkan.

“Munculnya kerusakan ditengah-tengah umat baik dalam masalah ekonomi, dimana kekayaan negeri kaum muslimin dijarah oleh kapitalis, dalam bidang sosial banyaknya kerusakan moral, dll. Tidak lain karena syariat islam tidak diterapkan”,tegas beliau.

Dan yang paling mengkhawatirkan, menurut beliau sekarang bangsa ini dihadapkan terkait adanya usaha suatu kelompok untuk membangkitkan lagi ideologi komunis di Indonesia. Yang paling dirugikan adalah umat islam.

“Untuk menangkal itu semua maka dibutuhkan peran aktif dari para ulama dan assatidz untuk terus melakukan aktivitas dakwah, menyeruh kepada umat untuk kembali kepada islam dan menerapkan islam dalam bingkai khilafah”, tegasnya.

Acara ijtima diakhiri dengan komitmen bersama untuk bersinergi dalam gerakan dakwah dan ditutup dengan doa serta foto bersama. (ft/hn)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Demi Menjaga dan Menyelamatkan Generasi Muda Bangsa Kita Dari Perilaku Amoral, Ulama Aswaja Surabaya Raya Bermultaqa

Surabaya, (shautululama) – Maraknya kasus pelecehan seksual di dunia pendidikan melatarbelakangi lahirnya Permendikbud Nomor 30 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *