Hikmah Pandemi Covid19, Saatnya Tinggalkan Ideologi Gagal

KH. Abu Zaydan, Lc.M.E.Sy, S.Pd.I, Mudir Ma’had Lisanul Arab dan Tahfizh AlFaluna, Pekanbaru

Demokrasi-Kapitalisme bukan Berasal dari Islam. Ideologi ini merupakan akar persoalan yang dihadapi umat sat ini. Agar umat terlepas dari persoalan yang membelit mereka, maka tidak aja jalan lain selain umat harus segera mencampakkan ideologi ini.

Rasulullah SAW diutus oleh Allah SWT untuk mengeluarkan manusia dari zulumat kepada nur. Makna dari zulumat ini adalah apa-apa selain dari Islam. Sedangkan cahaya adalah Islam itu sendiri. Namun faktanya, banyak para ulama yang mengajak masuk dan terjebak kedalam zulumat. Perlu diketahui bahwa Kapitalisme, Sosialisme dan demokrasi adalah diantara zulumat yang dijelaskan oleh Allah SWT.

Dimana letak kesesatannya? Salah satunya meletakkan kedaulatan ada ditangan rakyat (Assyiyadatul Li’sya’bi). Hak Allah sebagai hakim, diambil oleh manusia. Maka jelas kapitalisme bertolak belakang dengan Islam dah wajib untuk meninggalkannya. Melalui surat al-Maidah ayat 50, Allah SWT bertanya kepada manusia,

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik dari hukum Allah bagi orang-orang yang meyakini?”

Mereka membatasi Islam hanya sebatas ibadah ritual semata. Hak Allah sebagai Maha Pengatur mereka persempit hanya seluas masjid dan dalam tataran hablumminallah.
Maka menjadi tugas kita bersama untuk mengembalikan hak Allah sebagai Dzat Maha Pengatur,dengan cara menerapkan Islam secara Kaffah dalam sebuah institusi pemerintahan yakni khilafah ‘alamanhaj Nubuwwah.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Saatnya Islam Gantikan Sistem Amoral dan Asusila, KH Misbah Halimi Sikapi Permendikbudristek No 30 Tahun 2021

Probolinggo, Jatim (shautululama) – KH. Misbah Halimi, M.Pd, Koordinator FKU Aswaja Jombang menjelaskan Islam siap …