Harapan dari Multaqa Ulama Aswaja Tangerang, Para Ulama dan Umat Islam Bersama-sama Perjuangkan Kkhilafah

Tangerang, (shautululama) – Geliat untuk tidak bersuara, tidak berlaku bagi Ulama, terlebih melihat ketimpangan dan kezhaliman di depan mata.

Baru-baru ini para ulama berkumpul dalam rangka merespon lontaran nada hinaan terhadap Nabi Muhammad Saw yang akhir-akhir ini marak disuarakan.

Bertempat di Majelis Millah Kholilullah di Kelurahan Nerogtog, Pinang, Kota Tangerang, Kamis, 5 Desember 2019 dalam gelaran Multaqa Ulama Aswaja bertajuk Bela Islam Bela Nabi.

Para ulama dan asatidz yang hadir satu persatu menyampaikan untaian rasa keprihatinannya. Suara para ulama bertalu bak gayung bersambut, bergulir dari daerah satu ke daerah lain seperti cahaya menyingsing menyeburatkan sinarnya. Sinar yang membawa harapan hidup.

Diawali oleh Ustadz H. Safidin, sebagai shohibul bait, dan sekaligus pembina MT Millah Kholilulloh, melontarkan kegeramannya, seraya berkata bahwa dengan tidak diterapkannya sistem Islam berarti telah menghina Islam.

Sedangkan Ustadz Rosyid mengingatkan kepada kita bahwa para Nabi dan Rasul dalam masanya selalu mempunyai musuh yang menghalang-halangi dakwah. Begitupun sekarang, penghalang dakwah berupa orang-orang kafir dan munafik.

Beliau menegaskan bahwa “ketika Islam dihina kita harus bela, ketika Nabi kita dihina kita harus bela”.

Lain halnya dengan Ustadz Adiyat, seakan mengingatkan kembali ingatan orang-orang munafik bahwa kemuliaan Rasulullah yang nantinya akan memberi syafaat di hari kiamat.

Di sisi lain, Ustadz Syadzli, mengajak agar berupaya untuk mencari pertolongan dakwah, dengan tujuan agar Islam dapat berdiri tegak. Banyaknya rintangan yang muncul saat mencari pertolongan, tidak kemudian menjadi sebab meninggalkan dakwah.

Sementara itu Ustadz Sutrisno menyoroti penerapan sistem demokrasi di negeri yang mayoritas Islam ini, alih-alih menyejahterakan, notabenenya bertentangan dengan fitrah manusia.

Di penghujung orasinya, beliau mengusulkan penerapan khilafah, sebagaimana dulu telah dilaksanakan para Sahabat dan Ahlisunnah wal jamaah.

Multaqa Ulama ditutup oleh Ustadz Safidin, yang mengapresiasi terhadap persatuan umat dan mengharap umat Islam dan para ulama bersama-sama memperjuagkan tegaknya khilafah.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *