Halal bi Halal Ulama Aswaja Pasuruan dan Masyarakat, “Dakwahkan Syariah dan Khilafah Tanpa Henti”

0
343

Rembang, Pasuruan, Jatim (shautululama) – Bertempat di Madrasah Diniyah NURUL MAS’UD Orobulu Rembang Pasuruan, Ahad, 30 Juni 2019, Alhamdulillah telah terlaksana acara Halal bi Halal Ulama’ Aswaja bersama Muhibbinnya.

Acara tersebut dimulai pukul 15.30 dipandu oleh Gus Huda Adlany, diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an dibacakan oleh dua orang santri (ananda Farid Hasan dan Sirojul Mukmin).

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Shohibul Fadhilah Al Mukarrom Gus Rohibni selaku shohibul bait menyampaikan terima kasih atas kehadiran para kiyai, ustadz dan para tokoh masyarakat dalam acara tersebut diantaranya :
(Ust. Muhammad Bajuri, Ust. Romli Abul Wafa, Ust. Muslim Zainulloh, Gus Fauzan Bashri, Ust. Musyaffak, gus Huda Adlany, Gus Faruq) dan masih banyak tokoh lainnya.

Dalam kesempatan yang mulia tersebut beliau menyampaikan bahwa setelah sebulan penuh kita diperintahkan untuk berpuasa di bulan Ramadhan hendaknya kita mampu memelihara keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Di sebelas bulan berikutnya.

Taqwa menurut beliau sebagaimana yang di sampaikan oleh imam Ali Ra. Yakni Takut kepada kepada Allah, mengamalkan Al Qur’anul karim, qona’ah terhadap pemberian Allah, serta senantiasa menyiapkan diri untuk kehidupan setelah kehidupan di dunia ini yakni kehidupan akhirat. Itulah taqwa yang hakiki menurut beliau.

Diantara ciri ciri orang yang bertaqwa menurut beliau adalah orang yang siap berdakwah, yakni siap mendakwahkan agama Allah, mendakwahkan syariat Allah yang wajib diterapkan secara kaffah (sempurna) sebagaimana firman Allah Swt.

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ کَاۤ فَّةً ۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ اِنَّهٗ لَـکُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh, ia musuh yang nyata bagimu.”

Kewajiban menerapkan syariat islam secara kaffah ini hanya bisa di jalankan secara sempurna jika ada institusi yang menerapkannya, itulah khilafah menurut beliau.

Jadi yang harus kita jadikan agenda utama bagi para pengemban dakwah kedepannya adalah mendakwahkan syariah dan khilafah, yang menurut beliau tanda tanda tegaknya khilafah sudah semakin kelihatan dengan semakin beratnya tekanan dari para penguasa dholim terhadap islam, dan para pengembannya.

“Walaupun dakwah ini terasa berat dan berisiko, namun kita tidak perlu takut untuk memperjuangkannya, walaupun orang orang kafir dan dholim akan berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghalanginya, namun yakinlah Allah akan menolong hambanya selagi hambanya menolong Anda.”, tegas beliau.

Allah SWT berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ تَـنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَا مَكُمْ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”

Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa satu satunya pemersatu ummat itu adalah khilafah, yang akan mampu menjadi benteng ummat, serta pelaksana syariat islam secara kaffah. Sehingga akan terwujud islam yang rahmatan lil’alamin.

“Tegaknya syariat Islam dan khilafah merupakan janji Allah SWT dan kabar gembira dari Rasulullah. Dan khilafah merupakan tajul furud, sebab tanpa khilafah mustahil terwujud penerapan syariah yang sempurna atau kaffah. Mari sambut seruan syariah dan khilafah dengan senang hati, dan berdakwah tanpa henti”, pungkas beliau.

Acara diakhiri tepat pukul 17.30 dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Gus Faruq, Acara berjalan dengan baik, penuh keakraban, dan kekeluargaan. []

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here