Halal bi Halal Keluarga Besar PP Baron, Nganjuk, Waspadai Proyek Penjajahan dan Komunisasi Komunis China

Nganjuk, Jatim (shautululama) – Ahad, 23 Juni 2019. Sebagaimana urf di pesantren pada umumnya, untuk mengadakan acara halal bi halal bagi seluruh civitas pesantren. Para asatidz, santri putra warga masyarakat sekitar pondok hadir di acara tersebut. Lebih dari 500 orang hadir memadati masjid besar Al Izzah di dalam pondok pesantren.

Tepat pikul 19.30 acara dimulai, diawali dengan bacaan al Fatihah yang dipimpin oleh pembawa acara, dan dilanjutkan sambutan ketua tanfidziyah yang diwakili oleh al Mukarom Ustadz Hefni Mubarok M.Pd.I.  Beliau menyampaikan utamanya kepada para santri untuk sungguh-sungguh dalam belajar di pondok ini. Jangan sia-siakan waktu muda kalian, lantaran kalianlah nantinya yang akan mewariskan negeri ini sebagai amanah yang sangat besar untuk dikelola dengan syariah Islam sebagai bentuk pertanggungjawaban kalian sebagai kholifatullah fil ardli. Jangan sampai negeri tercinta ini terjajah, jangan sampai anak anak bangsa yang luar biasa ini hidup sengsara lantaran terjajah, bodoh, miskin dan sebagainya.

Selanjutnya acara pembacaan Rothib Al Hadad yang dipimpin oleh ustadz Syamsul Arifin. Bacaan ini bagian dari urf di pesantren, yang mencirikan pesantren Ahli Sunnah Wal Jamaah.

Sementara itu Mudirul Ma’had menuturkan bahwa pelajaran yang disampaikan kepada para santri bahwa di bidang aqidah mengikuti aqidah Asy ‘Ariyah, di bidang fiqih mengikuti fiqih Syafi’iyah dan di bidang akhlak/tasawufnya diantaranya mengamalkan rotibul hadad.

Acara sangat dirindu adalah tausiah dari majelis kyai. Pada keaempatan ini disampaikan oleh Al Mukarom Kyai Ihsan Abadi M.EI. Beliau menyampaikan hal-hal yang sangat penting terkait dengan aqidah; keyakinan yang kuat sebagai dasar dalam segala hal, terutama dalam menjalani hidup.

Selanjutnya, beliau memberikan taushiyah tentang tugas sebagai khalifatullah fil ardi. Tentu saja bukan untuk kepentingan yang sifatnya pribadi, tetapi untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin. Sebagaimana setiap hari dibacakan dalam ikrar santri yang ke 7 yakni menjadi pemimpin dunia. Karena itu, persiapkan diri kalian agar betul-betul menjadi pemimpin dunia yang akan membebaskan dunia Islam dari penjajahan kapotalisme dan sosialisme-komunisme, membebaskan penghambaan terhadap manusia kepada penghambaan hanya terhadap Allah SWT saja.

Ancaman yang sedang dihadapi Indonesia -khususnya umat Islam- penjajahan negara komunis china melalui proyek OBOR (One Belt One Road) / BRI (Belt and Road Inisiatif).

Karenanya, kalian betul-butul menjadi harapan umat. Kalian harus betul-betul bersungguh-sungguh dalam belajar, agar kalian memiliki bekal dan kesiapan untuk mengambil alih kepemimpinan dunia. Sehingga, melalui kalian umat Islam kembali berkuasa dengan tegaknya Khilafah kerahmatan bisa dirasakan oleh seluruh alam.

Itu semua tidak lain merupakan buah dari ketaqwaan. Maka, kalian juga harus swnanriasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah di bulan syawal ini sebagai manifestasi hasil dari puasa yang sebulan penuh dilakukan dengan penuh kekhusukan.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kyai Abdul Karim dan dilanjurkan dengan sungkem santri kepada Kyai dan Asatidz.

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Kyai Soeprayogi FKU Aswaja Surabaya, Bimbing Umat Untuk Tegakkan Syariat Dalam Naungan Khilafah ala Minhaj an Nubuwwah

Surabaya, (shautululama) –  Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *