HALAL BI HALAL DI ABAH MARNO; KHILAFAH TELAH MENJADI OPINI UMUM

0
1034

Gresik, Jatim (shautululama) – Kamis, 20 Juni 2019, Lebih dari 200 jamaah dan muhibbin Abah Marno atau KH. Drs. Sumarno hadir dalam acara halal bihalal 1440 H yang diselenggarakan pada Kamis, 17 Sayawal 1440 H atau bertepatan dengan 20 Juni 2019.

Acara dilaksanakan bakda shalat Isya’ di Masjid Baitut Taubah, Wringinanom, berjalan dalam suasana gayeng dan akrab.

KUNJUNGI INSTAGRAM KAMI

Setelah pembacaan ayat suci Al Quran, yang dilantunkan oleh Ustadz Muzayyin, kalimah taqdim sekaligus tausiyah disampaikan oleh Ustadz Adam Cholil Al Bantaniy dari Jaringan Santri Nusantara (JASIN). Dalam tausiyahnya tersebut, Kang Adam – sapaan akrab Ustadz Adam Cholil- menyampaikan bahwa ketakwaanlah yang menjadi inti dari diperintahkannya puasa.

Menyitir penjelasan makna takwa dari Sayyidina Ali ra. Kanga Adam menjelaskan bahwa ciri orang bertakwa itu ada empat: pertama, al khoufu min al Jalil (Takut kepada Allah yang Maha Agung); kedua, Wal ‘amalu bi at Tanziil (Mengamalkan Al Quran); ketiga wa alqona’atu bi al qoliil (merasa cukup dengan pemberian yang sedikit); dan yang keempat, wa alisti’dad li yaum ar rahiil (bersiap diri untuk hari kembali kepada Allah). “Dan inti dari takwa adalah mengamalkan syariah islam secara kaaffah”. Pungkasnya.

Sedangkan tausiyah inti disampaikan oleh KH. Drs. Sumarno sebagai shohibul bait. Dalam ceramahnya, Abah Marno menyampaikan bahwa solusi hidup adalah takwa. Suasana takwa, katanya, harus terus diciptakan agar terbentuk ketakwaan masyarakat.

“Kita ciptakan suasana takwa ini. (Begitu juga) kita harus ciptakan suasana bersyariat agar masyarakat bersyariat dengan sendirinya (alamiah).” Jelasnya.

Kyai Sumarno menjelaskan, bahwa bermunculannya lembaga-lembaga berbasis syariat seperti bank syariat, ekonomi syariat, dan semisalnya sebagai perwujudan dari upaya pensuasanaan hidup bersyariat.

Pimpinan Majlis Taklim At Taubah tersebut juga menjelaskan terkait ramainya opini khilafah di tengah masyarakat. “Seperti dalam sidang MK terkait pilpres kemarin ada yang bilang bahwa para pendukung capres tertentu akan menegakkan khilafah ala minhaajin nubuwah.” Abah Marno meyakini munculnya statemen demikian (komentar terkait dukungan terhadap khilafah.red) itu karena susasana terus diciptakan. “Akhirnya muncullah itu (khilafah diperbincangkan dimana – mana), tandasnya.

Kyai Sumarno mewanti – wanti agar umat islam jangan sampai terkena penyakit lemah, males, dan pengecut. Nabi mengajarkan kepada umatnya dalam doa agar terhindar dari berbagai penyakit tersebut. Ia mengajak umat Islam agar memiliki semangat dalam memperjuangkan Islam. [AC]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here