HALAL BI HALAL BANJARSAWAH, PROBOLINGGO, MENEGAKKAN HUKUM ALLAH DALAM BINGKAI KHILAFAH ADALAH PERJUANGAN AGUNG

Probolinggo, Jatim (shautululama) – 26 Juni 2019, Rangkulan salam hangat para Muhibbin dan jama’ah dengan Pengasuh Majelis Taklim Rahmatan Lil ‘Alamin. Juga dengan beberapa Kyai yang hadir, menghangatkan suasana Halal bi Halal. Satu persatu dengan senyum tapi penuh takdhim, berjabat tangan saling meminta maaf dengan para ulama dan jama’ah.

Pengasuh Majlis Taklim Rahmatan Lil’Alamin yang juga kepala TPQ Baiturrahmah Probolinggo, Ust Saifuddin Zuhri, dalam sambutan melepas santri yang melanjutkan ke pondok pesantren, mengatakan: “Belajar baca Al-Qur’an itu masih sangat dasar. Puncak perjuangan itu adalah menegakkan hukum Qur’an!”.
Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa belajar membaca Al-Qur’an dapat membuka tabir ilmu lainnya, seperti Nahwu, Sharaf, Durusul Lughah, dsb.

Beliau juga mengingatkan bahwa para pembaca Al-Qur’an akan terlihat terang benderang di mata umat penghuni langit.

Lebih dari 250 hadirin wali santri dan alumni, pada Rabu malam, 26 Juni 2019, memenuhi halaman Masjid Baiturrahmah. Diantara mereka juga anggota jamaah majelis taklim Rahmatan Lil’Alamin, yang diasuh oleh Ust. Saifuddin Zuhri.

Tampak Kyai Muhammad Daim alumni Pondok Ketapang Riyadus Solihin Habib Muhammad Al-Habsi, memberikan gambaran negeri pada zaman ini,
“Kalau anak kita gak mau sholat, harus dipukul. Itu ajaran agama, tapi sekarang anak kita bisa melaporkan ke polisi. Yang benar yang dihukum, mau jadi apa kita ini!?”, ujarnya.

Juga terlihat Kyai Budiman dari Ponpes Al-Ghuroba menyampaikan tausiyah, bahwa kita harus menghormati kepada ustadz, guru, kyai-kyai, Ulama, dsb. “Ketaatan pada guru jadi syarat barokahnya ilmu” tuturnya.

Setelah tausyiah disampaikan oleh para Kyai, Ust Ulumuddin pun memimpin doa. Setelah itu para hadirin bersalaman, dilanjutkan makan bersama. Semua hadirin menikmati nasi bungkus bersama, termasuk para Kyai. (WIZ)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *