Haflah Kubra Maulid Nabi Saw Bandung, Bukti Cinta Rasul adalah Rindu Penerapan Syariat

Bandung, (shautululama) – Sekitar 1.500 peserta berbondong-bondong menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka momentum Maulid Nabi Muhammad shalallahu wa ‘alaihi wa salam yang bertempat di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung pada 10 November 2019. Tabligh Akbar yang mengangkat tema besar “Cinta Nabi, Cinta Syariah” ini dihadiri oleh para ulama dan tokoh kabupaten Bandung, diantaranya adalah Ir. H. Salam Hidayat, Ustadz Jajang Rusmana, Ustadz Abdul Barr, Ustadz Habib Umar, dan Ustadz Agus Suryana, M.Pd.

Acara ini dibuka oleh dzikir dan shalawat Barzanji yang diikuti oleh seluruh peserta. Shohibul hajat dan tokoh sesepuh Ir. H. Salam Hidayat kemudian menyambut peserta yang berasal dari berbagai daerah di kabupaten Bandung. Dengan terselenggaranya tabligh akbar ini, Ir. H. Salam berharap para guru dan tokoh yang hadir dapat membimbing para peserta untuk semakin mencintai Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam.

Tokoh Kabupaten Bandung Ustadz Jajang Rusmana menjadi pembicara pertama dan mengajak para peserta untuk mengingat pengorbanan dan perjuangan yang dilakukan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Kecintaan ummat kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam pula yang menjadikan ummat rela berperih, dipersekusi, dizalimi dalam perjuangan dakwah persis seperti apa yang beliau dan para sahabat lakukan.

Para peserta pun membacakan shalawat nariyah bersama-sama, dilanjutkan oleh penjelasan ustadz Abdul Barr mengenai cara mencintai Rasulullah. Beliau mengutip penjelasan Imam asy-Syafi’i mengenai ciri cinta sejati, yaitu akan meniscayakan ketaatan kepada yang dicintainya. Oleh karena itu jika seseorang mengaku mencintai Rasulullah shalallahu wa ‘alaihi wa salam tapi tidak mau menaatinya, maka ia berhak mendapatkan predikat kaadzibun (pendusta).

Para peserta pun membacakan shalawat asygil bersama-sama, yang dilanjutkan dengan pembicara terakhir yaitu Habib Umar, Pimpinan MT Masjid Miftahul Barkah. Beliau mengingatkan para peserta mengenai Qur’an surat al-Anfal ayat 21, bahwa Allah memperingatkan manusia yang mengaku mendengarkan ayat-ayat Allah tapi sejatinya tidak mendengarkan, karena mereka tidak mau menerapkan ayat-ayat tersebut.

Setelah acara ditutup dengan doa, para peserta kembali membacakan shalawat badar demi mengenang perjuangan yang Rasulullah lakukan. Para peserta pun beramah tamah dan kembali ke rumahnya masing-masing.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Dalam Islam Kedaulatan Hanya Milik Allah

Surabaya, (shautululama) – Ahad, 21 November 2021, telah berlangsung Multaqa Ulama Aswaja Surabaya Raya dengan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *