Habib Fahmi, Berau Kaltim: Sampaikan Al Haq Meski Dicaci

Berau, (shautululama) – Menjadi umat Nabi Muhammad SAW adalah sesuatu yang patut disyukuri. Allah SWT telah mengabarkan bahwa kita adalah umat terbaik dari seluruh umat sejak Nabi Adam hingga hari kiamat.

“Umat Nabi Muhammad memiliki sifat selalu menyampaikan yang hak dan mencegah kemungkaran. Inilah perintah Allah SWT kepada kita,” ujar Al Habib Fahmi Jamaluddin Al Jufri, Pimpinan Majelis Ta’lim Rotibul Haddad Berau, Kalimantan Timur.

Sebagai pelajaran pula, banyak kisah umat sebelum Nabi Muhammad SAW yang dibinasakan, karena mengabaikan perintah Allah ini.

“Dalam sebuah khabar, sesungguhnya Allah Taala, pernah mengazab suatu kota dengan 18 ribu orang yang amalnya seperti para nabi, tapi dihancurkan, karena mereka tidak mengajak amar maruf nahi munkar,” ujar Habib Fahmi.

Khabar yang lain pada hari kiamat, ada seseoang yang kakinya dipegangi orang lain, yang dipegang tidak kenal. Ketika ditanya, mengapa ia ditahan. Dikatakan kepadanya, “kamu dulu pernah melihat saya maksiat, tapi tidak menegur, maka aku sekarang menuntut kamu,” kisah Habib.

Lebih lanjut Habib Fahmi menjelaskan, kewajiban kita dan perintah Allah, tidak cukup hanya beriman dan beramal saleh, sebagaimana dalam surah

Al Ashr, tetapi juga mengingatkan untuk menasihati dalam kebaikan dan kesabaran.
“Semua ada risikonya, ketika menasihati orang dalam kebaikan, mungkin akan diganggu, dicaci, dizalimi, dipenjara. Kita harus sabar, istiqomah,” pesannya.

Habib pun menyampaikan, hal ini sudah disampaikan dalam Alquran. Ketika kita diperintah untuk mengajak orang berbuat kebaikan dan mencegah kemungkaran, maka kita juga diperintah untuk bersabarlah atas amar ma’ruf tersebut.

“Itu bukan hanya risiko buat kita semuanya, para nabi juga seperti ini, ulama juga, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Syafi’i, semuanya pernah mereka menyampaikan yang hak dan diganggu oleh pemerintah, bahkan dipenjara,” tandasnya. (tim media Kalsel)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …