Habib Ahmad Fauzi Ulama Bekasi : Pemerintah Dinilai Telah Gegabah Dengan Menggeluarkan Perppu Ormas

[ShautulUlama] Bekasi – Bertempat di Aula Pondok Pesantren As Salam, Kecamatan Cibarusah, Bekasi, telah terlaksana mudzakarah asatidz dan tokoh masyarakat pada tanggal 2 Muhammaran 1439 H, mulai pukul 20.00 hingga selesai.

Acara diawali dengan sambutan shahibul bayt, shahibul fadhilah al-mukarram wal muhtaram Ustadz Drs. Abiy Subhan Hidayat. Dalam sambutannya, beliau menggutip ayat Al Qur’an surat Ali Imran 104, yang menyatakan salah satu kewajiban kaum muslimin adalah berdakwah secara berjamaah. Kewajiban dakwah ini tidak boleh dihalangi, termasuk oleh penguasa sekalipun.

Selanjutnya, shahibul fadhilah al mukarrom wal muhtarom Al-Habib Ahmad Fauzi, pimpinan Majelis Asmaul Husna Cibarusah, dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa pemerintah telah gegabah dengan menggeluarkan Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Keormasan. “Alasan kegentingan apa yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan Perppu tersebut”, tanyanya. “Ini justru membuktikan rezim ini diktator dan disusupi oleh ideologi Komunis”, ungkap beliau. Karenanya kita harus menolak Perppu ini, dan mendesak pemerintah, Mahkamah Konstitusi (MK), maupun Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk membatalkan Perppu tentang keormasan ini. “Perppu ini telah mendholimi rakyat dan dirinya sendiri”, imbuh beliau

Acara mudzakarah yang berlangsung dengan penuh khidmad dan persahabatan ini, diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap bersama yang menolak Perppu Nomor 2 Tahun 2017. Mereka mendesak MK untuk menerima gugutan judicial review dan sepakat tidak akan memilih atau mendukung partai-partai penyokong lahirnya Perppu tentang Ormas ini. Karena mereka telah mengkhianati kepentingan umat Islam dan kaum muslimin. (hs)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *