Gus Arif Firmansyah : UU Cipta Kerja Penuh Carut Marut

Surabaya, (shautululama) – Dalam kesempatan Forum Multaqo Ulama kota surabaya, Gus Arif Firmansyah, selaku Pakar Ekonomi Islam, memberikan gambaran betapa buruknya dampak dari adanya UU Cipta Kerja yang akan dimunculkan dikemudian hari.

Beliau menuturkan awalnya UU Cipta kerja ini ditujukan kepada untuk mengembangkan sektor UMKM dan akan mendorong terciptanya lapangan kerja baru tapi pada tataran praktis, menurut beliau sangat penuh carut marut. Sekiranya ada beberapa poin penting yang perlu digaris bawahi pertama:

Pertama : Undang-undang ini justru akan muncul undang-undang cipta pengangguran karena secara isinya lebih memihak pada investor daripada tenaga kerja lokal.

Kedua : UU Cipta kerja disinyalir justru akan merusak lingkungan dimana pembahasan masalah AMDAL (analisis mengenai dampak lingkungan) ini dihapuskan dalam UU Cipta kerja.

Ketiga : Masalah Sertifikasi Halal, dimana dalam UU Cipta Kerja ini memotong peran MUI dalam memberikan label halal pada produk, dan kriteria halal diserahkan kepada masing-masing perusahaan. Tentu ke depan ini akan sangat berbahaya dimana jaminan makanan yang halal menjadi hal yang susah dibuktikan.

Dalam kesempatan terakhir, Gus Arif Firmansyah, menegaskan bahwa permasalahan umat akan bisa diselesaikan manakala aturan syariat islam diterapkan dalam sebuah sistem Islam yaitu sistem khilafah.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Tepat!! Ulama, Tokoh, dan Muballigh Parigi Moutong Tolak Permendikbudristek

Dari Sulawesi Tengah, tokoh umat berkumpul menolak aturan yang melegalkan seks bebas. Liberalisasi kehidupan dan …