FUIB SURABAYA: KITA HARUS MENDUKUNG DAKWAH KHILAFAH DAN HTI

Surabaya, (shautululama.com) – Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Surabaya menyelenggarakan Multaqa Ulama di Surabaya, pada tanggal 4 Mei 2018 di Masjid Ad Dakwah. Ratusan orang hadir dalam Multaqa ini, mereka terdiri atas Ulama dan Assatid. Dalam Multaqa ini para ulama sepakat menolak upaya kriminalisasi terhadap ajaran Islam khilafah dan ormas yang mendakwahkan khilafah yaitu, HTI.

Shohibul fadlilah KH. Ahmad Ghozin, MA, dalam acara Multaqa Ulama ini menyampaikan, “Kita harus mendukung dakwah khilafah dan HTI yang mendawahkan khilafah”.

Al Mukarom KH. Abah Abdul kholiq, Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Surabaya, menyatakan khilafah merupakan ajaran Islam yang wajib diperjuangkan umat islam. Beliau juga mengajak para hadirin untuk mendukung HTI yang selama ini dikenal gigih memperjuangkan khilafah. Namun saat ini, HTI mengalami kedholiman dari rezim penguasa karena mendakwahkan khilafah.

“Semoga Allah SWT. memberi pertolongan Kepada HTI di sidang PTUN, karena apa yang diperjuangkan HTI merupakan ajaran islam”, tutur beliau.

Hal senada juga disampaikan oleh shohibul fadlilah KH. Ahmad  Ghozin MA, Pengasuh PP. Darul Haafidzin  Surabaya.  Beliau menyampaikan tentang pentingnya posisi ulama dalam mendakwahkan Islam di tengah umat dan beliau juga mengajak para hadirin mendoakan untuk kemenangan HTI di sidang PTUN.

Begitupun Al Mukarom al Ustadz Imam Supriyadi, dai dari Kota Surabaya.

“Kita harus mendukung dakwah khilafah dan juga HTI”, ungkapnya

Ustad Chozin Mubarok dari Forum Komunikasi Ulama (FKU) Aswaja Jawa Timur, mengungkapkan bahwa konsep khilafah sudah dikenal di kalangan para ulama salafussholih. Dan terdapat dalil syar’i baik di dalam Al qur’an maupun Assunah.

Allah SWT berfirman:

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰٓئِكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً  ۗ  قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَآءَ ۚ  وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَـكَ ۗ  قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi..”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 30)

Dimana dalam Tafsir Al Qurtubi dikatakan :

وَلَا خِلَافَ فِي وُجُوبِ ذَلِكَ بَيْنَ الْأُمَّةِ وَلَا بَيْنَ الْأَئِمَّةِ إِلَّا مَا رُوِيَ عَنِ الْأَصَمِّ «٢» حَيْثُ كَانَ عَنِ الشَّرِيعَةِ أَصَمَّ، وَكَذَلِكَ كُلُّ مَنْ قَالَ بِقَوْلِهِ وَاتَّبَعَهُ عَلَى رَأْيِهِ وَمَذْهَبِهِ،

“Tidak ada perbedaan pendapat mengenai hal itu (mengangkat Khalifah) di antara umat dan para Imam Mazhab kecuali apa yang diriwayatkan dari Al-ashom, yang dia itu memang ashom (tuli) dari syariah. Demikian pula setiap orang yang berkata dengan perkataannya serta mengikuti dia dalam pendapat dan mazhabnya”, (Al Qurtubi – Jami’ul Ahkamul Qur’an)

Dan pendapat Imam An Nawawi dalam Syarah Shahi Muslminya:

اجمعوا على انه يجب على المسلمين نصب الخليفة

“Mereka (para sahabat) telah sepakat bahwa wajib atas kaum muslim mengangkat seorang khalifah”.

Maka dari itu al Ustadz Chazin Mubarok mengajak para ulama untuk memperjuangkan dan mendakwahkan khilafah

“Masalah khilafah merupakan seruan Allah dan RasulNya, maka wajib bagi kaum muslimin menyambutnya”, tegas beliau.

Lebih lanjut, al Mukarom al ustadz Ahyani, pimpinan Ponpes Baitil Mubarok Sidoarjo, menegaskan:

“Tugas kepemimpinan telah diteruskan oleh umat Nabi Muhammad SAW, maka wajib memperjuangkan terwujudnya kepemimpinan Islam”.

Tidak kalah semangatnya al Ustadz Abdul Hamid dari Sidoarjo, Mundir Ma’had Mutiara Umat Sidoarjo,  menyampikan bahwa:

“Hanya khilafah yang mampu mewujudkan Islam secara kaffah, kerusakan di tengah-tengah umat muncul tidak lain tidak diterapkannya Islam dan akibat dari diterapkannya sistem demokrasi yang mendorong kebebasan berperilaku”.

Di akhir acara, Ust. Muhajir Adib mengajak para jamaah yang hadir untuk berdoa, minta pertolongan Allah bagi dakwah khilafah dan semoga Allah memberikan pertolongan kepada HTI sehingga menang di persidangan PTUN.(red)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *