Fakta Di Barat, Liberalisme Itu Merusak

Jakarta (Shautululama)—Siapa yang ridho Rasulullah dihina oleh orang-orang kafir? Apalagi ulama yang memiliki kecintaan tertinggi kepada Allah dan Rasul-Nya terus mengobarkan untuk membela nabi. Kecintaan ini didasari dari aqidah yang lurus dan pemahaman Islam yang mustanir.

Multaqa Ulama Aswaja Se Nusantara bersama Kopbatin (Komunitas Pecinta Batu Cincin), Sabtu (7/11/2020) menghimpun dukungan dan seruan. Rangkaian acara dikemas secara online melalui kanal You Tube.

Hadir KH Ahmad Junaidi at-Thoyyibi, Ulama Aswaja Jakarta, memberikan pandangan yang menyeluruh. Beliau menegaskan umat ini butuh hukum, pemikiran, dan pendapat Islami.

“Kebutuhan terhadap hukum, pemikiran, dan pendapat Islam sebagai pengganti dari realitas rusak akibat demokrasi. Faktanya penelitian di Prancis sendiri karena liberalisme membuat kerusakan. Masa begitu umat Islam diminta mentolerir?”tegasnya.

Kopbatin bersama Ulama memiliki tugas untuk membentuk opini umum Islam.

“Yang bisa diharapkan saat ini ialah ulama, habaib, tengku, ajengan untuk ijadul ra’yul am. Karena potensi ulama memberikan edukasi umat.”

Bicara terkait perubahan, tentu lebih tinggi lagi. Sekarang harus ada agenda sendiri ke arah Islam sebagai sistem yang dijanjikan Allah. Bahwa akan menguasai dari belahan dunia barat hingga timur. Konsep ini harus dikaji dan ditawarkan.

“Harapan kita dengan doa yang dipimpin oleh Habaib semoga upaya kita semakin dikabulkan oleh Allah. Kebutuhan ada kepemimpinan baru. Kebutuhan ini dijawab sebagai pengganti dari rusak-rusakan dan awur-awuran yang ada saat ini.”

Seruan KH Ahmad Junaidi ini mempertegas tugas ulama berada di garda terdepan penerapan Islam dalam Khilafah.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Ulama Aswaja Palu Sulteng, Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Melegalkan Seks Bebas

Palu, Sulteng (Shautululama) – Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permen Dikbudristek) Nomor 30 Tahun …