Bedah Kutaib Al Hadits al Khamsuna fi al-Siyasah al Syar’iyyah: “Islam Bukan Hanya Agama Ritual”

Kandangan, Kalsel (shautululama) – Puluhan ulama dan asatidz dari berbagai daerah di Banua Enam hadir di Aula Hotel Rakat Mufakat Kandangan Kalsel pada acara Bedah Kitab al Ahadits al Khamsuna fii al Siyasah al Syar’iyyah karya ulama Palestina Syaikh Ashamat al Hamury, Sabtu, 25 Mei 2019.

Sebagai pembahas dalam bedah kitab 50 Hadits tentang Masalah Politik Islam ini adalah KH Luthfi Hidayat dan Ustadz Ali Rahman.

KH Abdul Wahab Syahranie memberikan kalimat sambutan mewakili panitia. Beliau menyampaikan bahwa acara daurah ini merupakan upaya untuk lebih memahami konsep politik dalam Islam. Beliau juga mengucapkan selamat datang kepada para ulama yang hadir dari berbagai daerah yg cukup jauh dari kota Kandangan.

KH Luthfi Hidayat sebagai pemateri pertama membahas khulasah (intisari) pada kata pengantar dan muqaddimah, menurut beliau kitab ini intinya sebenarnya ada pada dua hal ini. Yakni menyajikan Islam sebagai sebuah risalah solusi atas persoalan umat dan penting diemban sebagai sebuah perjuangan politik (kifahu siyasi).

Menurut beliau kelebihan kitab ini ada pada judul yang diberikan pengarang pada setiap hadits. Dan judul tersebut merupakan analisa dan khulasah penulis atas hadits dalam sebuah konteks politik (pengaturan urusan umat). Faktor ini yang membedakan dengan kitab hadits secara umum. Sehingga mendorong dan menjadi “ruh” bagi siapa saja yang menelaah kitab ini untuk memperjuangkan makna hadits tersebut dalam sebuah gerakan politik kebangkitan Islam.

Sedangkan ustadz Ali Rahman sebagai pemateri kedua membahas hadits ke dua puluh delapan dan ke dua puluh sembilan.

Menurut beliau seorang kepala negara berkewajiban mengatur urusan-urusan agama baik perkara akidah, shalat, puasa, zakat dan haji. Bahkan di hadits yg ke dua puluh sembilan beliau jelaskan seorang kepala negara juga berkewajiban mengatur masalah keluarga dan masyarakat.

Acara ini mendapat respon positif dari para peserta yang hadir. Salah seorang ulama yg hadir dari kota Amuntai KH. Sulaiman Ilsa nampak sangat antusias memberikan tanggapannya.

“Sebagai muslim kita hanya perlu mencontoh apa yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat, termasuk dalam berpolitik,” demikian tanggapan beliau.

Acara ini ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Seruan Multaqa Ulama Aswaja Kab Sumedang, Tolak Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021, Saatnya Islam Gantikan Kapitalisme-Demokrasi

Sumedang, Jabar (shautululama) – Selasa, 30November 2021 bertepatan dengan 25 Rabi’uts Tsani 1443 H para Ajengan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *