Bebaskan Ustadz Ali Baharsyah, TIM LBH Pelita Umat Membela

Jakarta (shautululama)—Tim LBH Pelita Umat menduga penangkapan kepada Ustadz Ali Baharsyah karena beliau konsisten mendakwahkan Islam, syariah, dan Khilafah. Karenanya, pada Selasa (7/4/2020), Tim LBH Pelita Umat mengajak dan menghimbau Ulama, Habaib, Para Tokoh, segenap aktivis dan umat Islam memberi doa dan dukungan kepada Ustadz Alimudin Baharsyah.

“Khilafah bukan makar. Mendakwahkan Khilafah bukanlah tindakan criminal,”tegas LBH Pelita Umat.

Tim pembela juga menyayangkan, ustadz Alimudin Baharsyah juga dipersoalkan karena mengunggah Konten yang membela saudara muslim Uighur di Xinjiang dari kekejaman Rezim Komunis China. Sudah sepatutnya, kita semua umat Islam mendukung dan membela aktivitas dakwah Alimudin Baharsyah yang membela saudara muslim Uighur di Xinjiang yang saat ini dizalimi oleh rezim.

Berkaitan dengan tuduhan dan pembunuhan karakter dengan menggunakan unsur pornografi, tim hukum LBH Pelita Umat menjamin 100% bahwa Alimudin Baharsyah disidik dalam kasus yang sama sekali tidak terkait tindak pidana pornografi. Terdapat keberatan dan mengecam keras tindakan Mabes Polri yang mengumumkan informasi tentang sejumlah bukti terkait pornografi, padahal materi dan pasal terkait pornografi tak pernah muncul dalam surat dimulainya penyidikan, surat ketetapan tersangka, surat penahanan, dan tak pernah disingung dalam berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Tambahnya, “Bahwa Kami menduga Mabes Polri telah melakukan “Pembunuhan Karakter (Character Assassination)” terhadap klien kami, sebagaimana dahulu juga pernah terjadi terjadi dan dialami oleh Habibana Muhammad Rizq Syihab yang dituding melakukan Chat Mesum.

Pesan penting LBH Pelita Umat sebagaimana yang diterima redaksi Shautul Ulama ialah

1) Bahwa Penyidik Mabes Polri diduga memainkan opini publik tanpa dasar hukum yang jelas, keluar dari pasal pidana yang dijadikan dasar penyidikan, dan membangun opini publik untuk merontokkan moral klien kami, sekaligus menghakiminya melalui pemberitaan miring di berbagai media.

2) Bahwa tindakan ini selain tidak berdasar hukum juga merupakan tindakan yang sangat jahat, tidak profesional, tidak bertanggung jawab dan justru berpotensi meruntuhkan wibawa dan kehormatan institusi Polri.

3) Bahwa persoalan utama yang dihadapi saudara Alimudin Baharsyah justru ada pada tuduhan Makar melalui Facebook berdasarkan pasal 107 KUHP. Berulang kali Penyidik memperlihatkan sejumlah screbshoot berisi video tentang dakwah khilafah dalam proses pemeriksaan (BAP).

4) Bahwa faktor utama yang menyebabkan Saudara Alimudin Baharsyah ditangkap adalah karena Alimudin Baharsyah konsisten mendakwahkan khilafah, sedangkan pasal lainnya hanyalah pasal ikutan. Alimudin Baharsyah rutin mengunggah video seruan untuk menerapkan khilafah melalui sosial media termasuk Facebook. Karena itulah, saudara Alimudin Baharsyah ditetapkan sebagai tersangka Makar melalui sosial media Facebook.

Tim LBH Pelita Umat terus mengawal kasus ini demi tegaknya keadilan. Tidak boleh ada aktivis dan pendakwah yang didzalimi oleh siapapun. Maka, pembelaan ini pun mendapat dukungan luas.[hn]

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …